DPRD Sumsel Fasilitasi Pedagang Eks PSCC

ketua-komisi-DPRD-Sumsel-yuswar-tengah

DPRD Sumsel, Selasa (27/8) memfasilitasi dialog antara Paguyuban Nasi Goreng eks GOR dan Pemprov Sumsel, di ruang Badan Musyawarah (Banmus), Selasa (27/8).

Komisi I DPRD Sumsel, Selasa (27/8) memfasilitasi dialog antara Paguyuban Nasi Goreng eks GOR dan Pemprov Sumsel, di ruang Badan Musyawarah (Banmus), Selasa (27/8).  Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Yuswar Hidayatullah menyebut pertemuan tersebut sengaja digelar dewan agar ada titik kejelasan nasib pedagang nasi goreng yang selama ini berdagang di kawasan eks GOR.

“Ini persoalan hidup mereka, karenanya sengaja kita menggelar pertemuan ini agar ada kejelasan. Dari pertemuan ini, akan ada rekomendasi yang diberikan,” kata Yuswar saat membuka rapat bersama tersebut.

“Kita minta Pemprov Sumsel paling lambat 1 minggu, melakukan rapat koordinasi dengan Pemkot Palembang dan pihak ketiga untuk membahas relokasi pedagang nasi goreng untuk mencari tempat strategis untuk berjualan,” sambungnya.

Relokasi pedagang jelasnya, menjadi tanggung jawab Pemprov Sumsel sesuai perjanjian yang dibuat sebelumnya bahwa pihak pertama dalam hal ini Pemprov harus menyiapkan relokasi pedagang jika keberadaan mereka sudah mengganggu pembangunan di kawasan PSCC.

“Kita minta Pemprov Sumsel paling lambat 1 minggu melakukan rapat koordinasi dengan Pemkot Palembang dan pihak ketiga untuk membahas relokasi pedagang nasi goreng untuk mencari tempat strategis untuk berjualan,” tukasnya. (ADV)




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com