3 Kader Golkar Bakal di PAW

golkar

PALEMBANG, KS-Tiga kader Partai Golkar yang kini duduk di DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), dipastikan dalam waktu dekat bakal segera dilakukan pergantian antar waktu (PAW).

Kepastian itu disampaikan juru bicara Partai Golkar, Anita Noeringhati ketika dibincangi, Senin (22/7) di DPRD Sumsel. Menurut Anita, ada tiga kader Partai Golkar yang di PAW dengan asalan berbeda.

“Ada tiga kader kita di dewan yang di PAW, pertama Sulgani Pakuali. Ia di PAW karena, pindah ke partai lain. Ia mencalonkan diri, sebagai calon anggota legislatif (caleg) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),” jelas Anita.

PAW Sulgani tersebut menurut Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel ini, sudah diproses dan tinggal menunggu surat keputusan (SK) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Selain Sulgani beber Anita, kader partai berlambang pohon beringin ini yang di PAW yakni Lili Madari dan Yan Anton Ferdian. Lili diusulkan di PAW, karena alasan tidak aktif menjalankan aktivitasnya sebagai anggota dewan.

Istri Bupati Mura itu, sudah direkomendasikan oleh Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumsel untuk di PAW sebab sesuai dengan tata tertib DPRD Sumsel, sudah enam kali tidak hadir mengikuti rapat paripurna dewan tanpa alasan yang jelas.  “Rekomendasi BK itgu, sudah kita sampaikan ke DPD Partai Golkar Sumsel yang diteruskan ke DPP. Saat ini masih dalam proses,” ucapnya.

Sementara Yan Anton Ferdian, di PAW karena yang bersangkutan terpilih sebagai Bupati Banyuasin dan akan dilantik pada pertengahan Agustus ini. Sehingga otomatis, Yan harus mengundurkan diri sebagai anggota dewan.

“DPD Partai Golkar Sumsel, masih menunggu surat pengunduran diri dari Yan Anton. Jika suratnya sudah disampaikan, proses PAW akan kita lakukan,” ungkapnya.

Siapakah pengganti tiga anggota dewan tersebut ?, Anita menyebut, ketiga anggota dewan dari Golkar itu akan digantikan oleh kader Partai Golkar lainnya yang saat pemilihan umum legislatif (pileg) 2009 lalu, berada dalam satu daerah pemilihan(dapil) dan berada di nomor urut dibawah calon yang akan digantikan.

Teks : Dicky Wahyudi
Editor    : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com