Warga PALI Terancam Tanpa Air Bersih

air-bersih

Foto : INT

PALI  KS – Peristiwa amblasnya turap penahan longsor di Tanah Abang bukan cuma memutuskan transportasi warga. Kini warga Tanah Abang kesulitan air bersih setelah pipa PDAM bocor dan kabel listrik PDAM ikut terputus.

Kabel listrik pengerak motor air baku PDAM Lematang Enim  terputus, sehingga penyedot air baku tidak berfungsi. Praktis hal ini menyebabkan warga kesulitan mendapat air bersih. PDAM terpaksa menghentikan jalur distribusi air kerumah warga.

Seperti diungkapkan Amy Dewi, warga Tanah Abang. Amy menuturkan beberapa hari ini suplai air dirumahnya terhenti. “Sekarang bingung nak ngambil air kemano. Sumur kering, Pam mati,” ujar ibu dua anak ini.

Tanda-tanda gangguan ini sudah muncul seminggu terakhir. Menurut Amy, beberapa seminggu yang lalu air ledeng dirumahnya berlumpur. “Pokoknyo bak kito yang bersih jadi kotor,” urainya.

Bocornya pipa PDAM sebenarnya sudah terdeteksi sejak awal. Seperti dituturkan Dornik, warga Desa Tanah Abang Utara. Dornik mendapati genangan air diatas pipa PAM. “Diantara tanah yang merekah, terlihat pipa pam mengeluarkan air, tapi idak muncrat keatas.” ujar Dornik yang juga memiliki pabrik padi disebelah PDAM itu.

Darmawan(47) Kepala Unit PDAM Tanah Abang yang ditemui dilokasi membenarkan saat ini pihaknya menghentikan suplai air bersih. Hal ini disebabkan kabel listrik untuk menggerakkan pompa ditanam diantara paku bumi yang dipasang di turap.

“jadi mesin tak bisa fungsi karena tak ada asupan listrik selama 3 hari,maka kita cabut saluran air ke beberapa desa. Untuk lokasi Tanah Abang suplai air bisa dikirim beberapa bagian, sementara desa Muara Sungai masih harus tunggu perbaikan,” ujar Darmawan.

Sebagaimana dikabarkan harian ini sebelumnya, proyek penanggulangan Bencana Longsor senilai Rp 5,8 Miliar rupiah terancam sia-sia. Alih-alih mencegah longsor, proyek yang dikerjakan PT Bania Rahmatia Utama itu justru sudah longsor duluan sebelum diserahkan kepada pemerintah.

 

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *