Tingkatkan Pelayanan Melalui Sistem Parkir CCTV

Keramaian-Parkiran-Motor

Parkir Motor. / Foto : INT

MUARAENIM KSGuna meningkatkan pelayanan dan keamanan bagi pasien beserta keluarganya dan pengunjung yang datang, maka  RSUD HM Rabain Muaraenim akan segera memberlakukan sistem parkir kendaraan dengan menggunakan Closed-circuit television (CCTV).

Kebijakan ini, tertuang dalam peraturan Direktur RSUD HM Rabain Muaraenim tahun 2013 tentang tarif parkir di halaman rumah sakit.

“Pengelolaan parkir rencananya memang akan kita alihkan ke sistem CCTV dengan menggunakan sensor. Dulu sudah pernah kita coba di bagian belakang dengan tahap ujicoba, namun kurang efisien, karena banyak keluarga pasien keluarnya dari depan,makanya akan kita pindahkan ke depan,” tutur Direktur RSUD Muaraenim Suwandi Safitri melalui Kepala Bagian Tata Usaha, OKU Asmana kepada Kabar Sumatera, kemarin (27/6/2013).

RSUD Rabain, kata dia, adalah Badan Layanan Umum Daerah (BULD) maka pengelolaan lahan parkir ini bisa di lakukan  kerja sama dengan pihak ketiga. Dan untuk pengelolaan parkir ini, pihaknya bekerja sama dengan pihak ke tiga yaitu. PT Tara Anugrah.

“Dalam kerjasama ini, kita hanya penyediakan lahan parkir saja. Sedangkan semua sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) di siapkan oleh pihak ketiga itu. Untuk sistem pembagian hasilnya, kita 60 persen, mereka 40 persen, dimana bisa masuk ke dalam PAD juga,” terang Asmana.

Dengan diberlakukannya sistem parkir menggunakan sensor ini, bertujuan untuk menjaga keamanan dan meningkatkan pelayanan rumah sakit terhadap pasien maupun keluarga. Karena keluarga pasien dan pengunjung sangat membutuhkan pengamanan bagi kendaraan mereka selama berada di rumah sakit, apalagi bagi yang menginap dan dengan sistem parkir ini, kendaraan mereka akan aman dari aksi pencurian.

“Sistem parkir seperti di mall ini, pengunjung rumah sakit tidak perlu khawatir akan terjadinya kehilangan kendaraan yang mereka parkirkan. Soalnya kendaraan yang parkir melalui sistem ini sudah di asuransikan,j adi bila kendaraan hilang maka akan ada pengantian dan bisa di klaim ke asuransinya,” jelasnya lebih lanjut.

Untuk tarif parkir di RSUD ini, terang dia, nantinya akan di berlakukan tarif khusus. Kendaraan motor, tarifnya  dua jam pertama Rp 1 ribu, dua jam berikutnya di kenakan biaya tambahan Rp 500, dan maksimumnya Rp 5 ribu, sementara untuk Mobil dua jam pertama Rp 2 ribu, dua jam berikutnya nambah Rp 1 ribu dan maksimumnya Rp 10 ribu.

“Pelaksanaan sistem parkir ini akan di berlakukan setelah pembangunan pos untuk petugas pembayaran selesai di bangun. Mudah-mudahan setelah lebaran selesai dan bisa segera di berlakukan,namun sebelumnya akan kita lakukan dulu ujicoba mungkin selama minimal  dua bulan,” tandasnya.

 

Teks : SISWANTO

 Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *