Kondisi Politik Panas HUT Banyuasin Dirancang Sederhana

kabar sumatera

PANGKALAN BALAI  KS –  Kondisi politik pasca pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin yang masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK), berpengaruh pada pergelaran peringatan HUT Banyuasin tahun ini. Direncanakan, HUT Banyuasin yang jatuh pada 2 Juli mendatang, dirancang sederhana.

Asisten II Setda Banyuasin, Rislani F Ghofar mengatakan pada perayaan ulang tahun Banyuasin kali ini, memiliki perbedaan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya, perayaan HUT Banyuasin disambut dengan beragam lomba, baik yang diselenggaran antar pegawai pemerintah kabupaten (Pemkab) Banyuasin dan masyarakat. Namun, perayaan HUT Banyuasin ke-11 ini, perlombaan antar pegawai Pemkab ditiadakan, dan jumlah lomba ditingkatan masyarakat dikurangi.

“Ya jika sebelumnya banyak lomba antar pegawai, dari lomba mancing, jalan santai, lomba olahraga lainnya. Tapi tahun ini, tidak diselenggarakan,” ujarnya kepada wartawan,  Jumat (28/6/2013) kemarin.

Sementara, sambung dia, untuk masyarakat, perayaan lomba masih diselenggarakan, namun tidak se-gebyar dulu. Tahun ini, Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda, Seni dan Olahraga (Persenpora) hanya menyelanggarakan perlombaan dan kontestan lagu dangdut dan lagu daerah yang diselenggarakan bersama dewan kesenian Banyuasin.

“Kegiatan tersebut tengah berlangsung, dan Sabtu nanti pembagian hadiahnya,” sambungnya.

Sementara pada hari H peringatan Hut Banyuasin mendatang, hanya akan ada sidang paripurna di gedung DPRD Banyuasin. Lalu disambung dengan acara pemotongan tumpeng dan doa bersama. “Tidak seperti sebelumnya, yang juga terdapat acara hiburan dan silahturahmi antar masyarakat dan jajaran pemerintah kabupaten,” katanya.

Rislani mengatakan, perbedaan peringatan HUT Banyuasin ini lebih pada menyelaraskan kondisi politik Banyuasin yang masih tegang pasca proses pencoblosan. Pemerintah hanya berharap kondisi Banyuasin dapat lebih aman dan kondusif.

“Agenda pemilihan kepala daerah belum selesai, masih terdapat ketegangan di sana-sini. Sebaiknya memang yang penting dan sakral saja dilaksanakan,” tukasnya.
Sementara itu, Sekda Banyuasin, Firmansyah juga mengatakan, perayaan HUT Banyuasin akan digelar pada waktu yang seharusnya. Namun, besar kemungkinan, prosesi perayaan HUT Banyuasin akan dirayakan singkat. “Masih dilakukan sidang paripurna tanggal 2 Juli. Tapi, yang penting-penting saja,” katanya.

 

Teks: Diding Karnadi

Editor:  Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *