Kaligrafi Dinding dan Triplex Diminati

Priady-sedang-mengerjakan-kaligrafi-triplek-pesanan-dari-pengurus-masjid-yang-ada-di-Kota-Tanjung-Enim.

Priady sedang mengerjakan kaligrafi triplek pesanan dari pengurus masjid yang ada di Kota Tanjung Enim. / Foto : Siswanto/KS

MUARA ENIM KS – Usaha pembuatan kaligrafi dinding dan kaligrafi triplek untuk masjid dan mushollah tidak pernah sepi pemesan, bahkan mereka sering kebanjiran order  khususnya untuk wilayah Kota Tanjung Enim dan Muara Enim.

“Kita sedikit kewalahan dalam memenuhi pesanan warga ataupun pengurus masjid dan mushollah dalam pembuatan kaligrafi dinding dan triplek. Khawatir tidak dapat memenuhi sesuai dengan waktu yang diminati, jadi ada yang kita tolak,” tutur Priady (45), salah seorang pembuat kaligrafi dinding dan tripleks kepada Kabar Sumatera.

Pembuatan kaligrafi ini, kata Priady, telah digelutinya sejak 2006 lalu. Di mana, saat itu dirinya baru selesai menimba ilmu di Pondok Pesantren. Dalam pembuatan kaligrafi dinding, dirinya hanya menerima pesanan dari Kota Tanjung Enim dan Muara Enim.

“Saya hanya bisa melayani pesanan warga dari Kota Tanjung Enim dan Muara Enim saja, karena saya mendapat amanah untuk  membina anak-anak di Masjid Jami Bukit Asam Tanjung Enim. Jadi tidak bisa melayani pemesan dari luar wilayah Muara Enim dan Tanjung Enim,” terang Priady.

Masih katanya, sebenarnya pembuatan kaligrafi ini tidak lama, hanya dalam waktu sekitar satu bulan bisa selesai, jika dikerjakan secara terus-menerus. Tapi berhubung usaha kaligrafi ini, hanya usaha sampingan, karena dirinya banyak aktivitas mengisi pengajian anak-anak, ibu-ibu serta bapak-bapak di Masjid Jami Bukit Asam, maka pengerjaannya lebih lama bisa mencapai tiga sampai empat bulan.

“Untuk biaya pembuatannya sendiri, permeternya sekitar Rp200 ribu, itupun jika hiasannya sedikit. Namun, jika hiasannya banyak, maka harganya juga akan lebih tinggi,” pungkas Priady.

 

Teks : Siswanto

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *