8 Dumb Truck KPDT Siap Di Operasikan

Mobil-Bantuan-KPDT-yang-terparkir-di-halaman-Dinas-Perhubungan-Kabupaten-Lahat

Mobil Bantuan KPDT yang terparkir di halaman Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat. / Foto : Jumra/KS

Lahat  KS – Sebanyak delapan dump truk yang merupakan bantuan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT), siap dioperasikan oleh Kelompok Tani (Koptan) dan anggota koperasi Kecamatan masing-masing.

Delapan dump truk tersebut akan direalisasikan ke delapan kecamatan di Kabupaten Lahat yakni Kecamatan Pagar Gunung (Pagun), Kecamatan Mulak Ulu (MU), Kecamatan Kota Agung,  Kecamatan Jarai, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Kikim Timur, dan Kecamatn Pseksu.

Sejauh ini mobil dump truck jenis hino berkapasitas 20 ton itu sudah terparkir sembilan hari di lapangan Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat. Akan tetapi sebentar lagi mobil tersebut akan direalisasikan atau diberikan secara langsung oleh Bupati Lahat H.Saifudin Aswari Riva’i,SE.

Kepala Dinas Perhubungan  melalui Kepala Bidang Tekhnis Sarana dan Prasarana Perhubungan Sugandi, Kamis (26/6/2013), mengatakan, pihaknya masih menunggu kejelasan dari Bupati Lahat, apakah beliau langsung yang memberikan atau di wakilkan ke wakil bupati ataupun sekretaris daerah.

“Ya kita masih menunggu Bupati, nanti kalau ada petunjuk akan kita realisasikan dalam waktu dekat ini. Selain itu, mobil bantuan KPDT ini digunakan untuk kelompok tani maupun anggota koperasi untuk menjalankan aktifitas sehari hari, sehingga memeperoleh uang untuk membeli oli ataupunmengganti ban, karena setelah mobil ini dibawa sudah tanggung jawab mereka masing-masing,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, mobil ini diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda), Kabupaten Lahat pada tanggal 18 Juni lalu. Sejauh ini, sudah 15 mobil dum truck yang sudah direalisasikan oleh KPDT ke Kabupaten Lahat termasuk delapan dumpt truk.

“”Semuanya tinggal masyarakat, mobil ini mau dijadikan apa, asalkan saja digunakan tidak sesuai dengan koridor seperti membawa hasil curian, ganja, karena apabila ketahuan maka akan terkena sanksi,” bebernya.

Teks  : Jumra Zefri

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *