Rp10 Miliar untuk Muratara

muara-tara

PALEMBANG, KS-Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), resmi sudah menjadi kabupaten termuda di Sumatera Selatan (Sumsel). Untuk menjalankan roda pemerintahan di kabupaten itu, akan dikucurkan bantuan senilai Rp10 miliar untuk dua tahun dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel.

Anggaran hibah untuk Muratara ini menurut Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Ali Rasyid, akan di anggarkan pada APBD Sumsel 2013 perubahan. “Dana hibah itu, sesuai dengan komitmen awal yang disampaikan sebagai syarat pembentukan daerah otonom baru (DOB),” jelas Ali Rasyid ketika dibincangi, kemarin di ruang kerjanya.

Dari dana hibah itulah diharapkan, pelaksana tugas (Plt) Bupati Muratara mulai bisa menyiapkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sampai dengan menyiapkan pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Muratara pertama.

Lalu, siapa yang bakal ditunjuk sebagai Plt Bupati Muratara ?, politisi Partai Hanura ini menyebut, itu bukan kewenangan dewan. “Kita tidak punya kewenangan, tetapi kita bisa memberikan saran siapa Plt Bupati Muratara. Namun sampai saat ini, belum terbayang siapa ditunjuk dan kita belum pernah membahasnya,” ungkapnya.

Bagaimana dengan nasib pembentukan dua kabupaten baru lainnya di Sumsel, yakni Kabupaten Pantai Timur dan Kikim Area ?, dia menyebut, pembentukan dua kabupaten itu kini sudah mulai dibahas oleh Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sampai saat ini bebernya, tidak ada masalah dan hambatan dalam pembahasan pembentukan dua kabupaten baru itu. Sebab secara teknis, persyaratan sudah lengkap.

Kemungkinan besar sambungnya, pembentukan dua kabupaten baru ini akan dibahas oleh DPR RI pada September mendatang. Apabila tidak selesai, maka pembahasannya akan ditunda pada 2015 mendatang.  “Kalau di 2014, tidak mungkin sebab ada pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres),” ujarnya.

Sebelumnya DPRD Sumsel melalui Komisi I telah melakukan pembahasan danpenelitian terhadap usul pembentukan calon Kabupaten Pantai Timur dan calon Kabupaten Kikim Area. Hasilnya DPRD Sumsel setuju, untuk merekomendasikan pembentukan dua kabupaten baru tersebut.

Juru bicara Komisi I DPRD Sumsel, Bihaqie Soefyan saat menyampaikan laporan hasil pembahasan dan penelitian terhadap pembentukan Kabupaten Pantai Timur dan Kikim Area menyebut, potensi konflik perbatasan di dua kabupaten yang dibentuk itu sudah diminimalisir. “Sebab sudah ada peta wilayahnya,” ungkapnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *