Pemilukada Sumsel Diminta Diulang

pemilukada-sumsel

Ilst Pemilukada Sumsel

PALEMBANG, KS-Hari ini, Kamis (27/6), Mahkamah Konstitusi (MK) akan mulai menggelar sidang sengketa pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumatera Selatan (Sumsel).

Ketua tim advokasi Herman Deru-Maphilinda (Derma), Andi Syafrani yang dihubungi mengatakan, besok (Kamis), MK sudah menjadwalkan akan menyidangkan sengketa pemilukada Sumsel dengan agenda pembacaan tuntutan pemohon.

“Sidang perdana nanti akan digabung bersama dengan tuntutan Eddy Santana Putera-Anisja Tatung (ESP-WIN) dan Iskandar Hasan-Hafisz Tohir,” kata Andi saat dihubungi, Rabu (26/6).

Ia menyebut, dalam persidangan itu nantinya pasangan Derma meminta majelis hakim MK untuk mendiskualifikasi pasangan nomor urut 4, Alex Noerdin-Ishak Mekki dan membatalkan Surat keputusan (SK) KPU Sumsel tentang gubernur dan wakil gubernur terpilih 2013-2018.

“Intinya permohonan kami, pemilukada ulang karena penyelenggaraan Pemilukada Sumsel terdapat kecurangan yang terstruktur, masif dan sistematis,” paparnya.

Terpisah, juru bicara Partai Golkar, Anita Noeringhati yang dihubungi mengatakan pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki, memang bukan menjadi pihak yang digugat.

Namun sebagai pihak yang berkepentingan, kuasa hukum Ishak-Alex, Yusril Izha Mahendra sudah menyiapkan bukti-bukti. “Kami akan masukkan berkas terkait di MK berikut alat bukti sudah dipersiapkan dari awal,”ucapnya.

Sementara itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel, Anisatul Mardiah mengaku sudah menerima pemberitahuan sidang gugatan sengketa pemilukada di MK tersebut.  “Kita telah mendapatkan jadwal sidang perdana. Sesuai jadwal, besok (hari ini, red) sidang akan digelar pukul 08.00 WIB,” kata Anisatul.

Namun Anisa mengaku, belum tahu materi gugatan yang diajukan tiga pasangan kandidat tersebut. Tetapi KPU sebutnya, sidang menghadapi gugatan tersebut dan telah berkoordinasi dengan kuasa hukum KPU Sumsel, Husni Chandra.

“Semua komisioner akan hadir ke MK, kita telah siapkan bukti dan data. Tapi kami akan mendengarkan dulu apa yang menjadi tuntutan pemohon,” bebernya.

Sebagai informasi, KPU Sumsel sebelumnya telah menetapkan pasangan Alex-Ishak, sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumsel terpilih dengan memperoleh suara terbanyak 1.405.510 atau 37,38 persen suara, unggul selisih 147.270 suara dari pasangan Herman Deru-Maphilinda (Derma), yang memperoleh 1.258.240 atau 33,46 persen.

Diurutan ketiga, pasangan yang diusung PDI Perjuangan, PKPB, PNI Marhaen, dan Barnas, Eddy Santana Putera-Anisdja Djuwita Tatung, yang memperoleh suara 695.667 atau 18,5 persen dan terakhir pasangan yang diusung oleh PKS, PAN dan PBR, memperoleh suara 400.321 atau 10,64 persen suara.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *