Data BLSM Berdasarkan Raskin

BLSM

Ilst BLSM

 

INDERALAYA-KS-Data realisasi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), bagi masyarakat miskin di Kabupaten Ogan Ilir hingga saat ini belum diketahui pasti.

Pasalnya, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir melalui Dinas Sosial Ogan Ilir masih terus melakukan verifikasi data penerima BLSM dengan tujuan menghindarkan kericuhan dalam pembagian BLSM.

Kepala Dinsos Ogan Ilir, Syakrowi, Rabu (26/9), mengatakan, sampai saat ini data penerima BLSM di Ogan Ilir masih mengacu pada data penerima beras miskin (raskin) tahun 2011 yang mencapai 27.544 rumah tangga sasaran (RTS).

“Namun kita masih diberikan kesempatan oleh pusat untuk memverifikasi data penerima BLSM sehingga diprediksikan angka penerima BLSM berpotensi naik,” katanya.

Menurutnya, dengan diberikannya kesempatan Ogan Ilir untuk memverifikasi kembali data penerima BLSM, secara otomatis ada peluang bagi masyarakat yang tidak terdata masuk sebagai penerima BLSM.

Pihaknya berharap, warga yang masuk dalam kategori miskin yang belum terdata untuk dapat berkoordinasi dengan pihak desa atau kelurahan maupun tingkat kecamatan sehingga masuk dalam data penerima BLSM.

“Sebenarnya keterlambatan bantuan BLSM yang menjadi kompensasi imbas kenaikan BBM itu bukan terjadi di Ogan Ilir saja, melainkan terjadi di kabupaten lain di Sumsel. Makanya kami minta warga dapat lebih bersabar menanti BLSM,” tuturnya.

Disamping itu, lanjut Syarkowi, pihaknya juga membentuk suatu tim terpadu yang ada di tiap kecamatan untuk mengakomodir pengaduan warga yang tidak masuk sebagai penerima BLSM. Padahal warga tersebut berhak mendapatkannya.

Ia menambahkan, untuk penyaluran dana BLSM ini dipastikan di kantor pos. Dalam Kabupaten Ogan Ilir setidaknya ada 4 kantor pos yang siap melayani pendistribusian dana BLSM tersebut yakni berada di Muara Kuang, Tanjung Batu, Tanjung Raja dan Inderalaya.

“Jadi bagi warga yang berada dikecamatan lain diupayakan mengambil dana BLSM sebesar Rp150.000 untuk satu bulan di kantor pos terdekat. BLSM ini akan diberikan selama 4 bulan,” ujarnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *