Bakal Ada Empek-Empek Raksasa

pempekPALEMBANG, KS-Pada pembukaan Festival Sriwijaya XXI yang bakal digelar 3 Juli mendatang,  masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel) bakal disuguhi dengan pembuatan empek-empek raksasa dengan panjang tiga meter.

Hal ini terungkap dalam paparan kesiapan pelaksanaan Festival Sriwijaya XXI, yang digelar di ruang rapat Griya Agung, Palembang, Selasa (25/6).  “Empek-empek raksasa kita pilih untuk memeriahkan Festival Sriwijaya, karena empek-empek  merupakan salah satu icon Sumsel. Itu juga atas saran gubernur,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Toni Panggarbesi, kemarin.

“Masyarakat juga, bakal bisa menyantap jajanan masyakarat saat pembukaan Festival Sriwijaya secara gratis seperti mie dan bakso. Kalau ada pengusaha atau masyarakat, yang ingin berpartisipasi boleh-boleh saja. Silakkan mendaftar ke Disbudpar,” sambungnya.

Ia menjelaskan, Festival Sriwijaya merupakan program tahunan Disbudpar Sumsel dan sudah masuk dalam kalender event nasional Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.

“Festival Sriwijaya XXI ini, akan digelar tanggal 3 – 7 Juli di plaza Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang. Pada pagi harinya di 3 Juli, akan diadakan seminar di Hotel Arista dan siangnya peserta seminar akan diajak mengelilingi Kota Palembang untuk melihat kebudayaan-kebudayaan yang ada di Palembang,” ungkap Toni.

Sedangkan pembukaannya, akan dilakukan pada malam harinya di plaza BKB dengan melakukan pemotongan pempek raksasa dan akan dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

Untuk seminarnya sendiri akan dihadiri oleh 250 peserta yang berasal dari investor, sejarahwan, pengamat, pelaku budaya, mahasiswa, pelajar, Staf pengajar, pendidik serta pelaku ekonomi dan pebisnis di bidang perairan/kelautan.

Pada hari selanjutnya akan diadakan gelar budaya kabupaten dan Kota, provinsi di Indonesia dan negara di ASEAN, pameran pariwisata dan ekonomi kreatif, lomba design logo Festival Sriwijaya, lomba design logo pameran pariwisata dan ekonomi kreatif, lomba fashion show songket ibu dan anak, lomba fotography Festival Sriwijaya, lomba teater antar pelajar dan hiburan rakyat serta pertunjukan etnik budaya nusantara. Disamping itu juga akan ada hiburan rakyat seperti band, kesenian daerah seperti pertunjukan Dul Muluk dan musik batang hari sembilan. Kemudian pertunjukan etnik budaya seperti barongsai, pencak silat, Reog Ponorogo, dan Tanjidor.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *