Pupuk Bersubsidi Bisa Didapat Melalui RDKK

pusri

Ilustrasi Pupuk Pusri

MUARA ENIM,  KSKepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Muaraenim,  Drs Mubri Ahmad mengatakan, setiap kelompok tani (Koptan) yang ada di Kabupaten Muaraenim, wajib mengajukan Rencana DefInitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Jika ingin membeli pupuk subsidi pemerintah untuk kebutuhan tanaman.

“Jika tidak ada RDKK, koptan tidak bisa membeli pupuk subsidi pemerintah di agen atau pengecer. Jika petani tidak masuk dalam koptan, juga tidak bisa membeli pupuk subsidi tersebut,” terang Mubri di ruang kerjanya, Jumat (21/6) kemarin.

Pihaknya mengadakan sosialisasi soal pengajuan RDKK untuk pupuk subsidi yang diadakan Dinas Pertaian Provinsi Sumsel. Tujuannya agar petani (Koptan) bisa lebih mengerti soal pengajuan RDKK yang ada. “Kalau Koptan kesulitan dalam membuat RDKK. Para penyuluh pertanian yang ada wajib untuk membantu koptan membuat RDKK yang ada,” tandas dia.

Mubri menerangkan, di Kabupaten Muaraenim termasuk Kabupaten PALI, ada sekitar 1.725 koptan. “Sesuai dengan Perbup Muara Enim Nomor 2/2013, tertanggal 9 Januari 2013, tentang kebutuhan dan harga eceran tertinggi pupuk subsidi sektor pertanian.

“Harganya untuk pupuk urea subsidi 1.800 per kg, Sp36 harganya Rp2000 per kg, ZA Rp1400 per kg, NPK Rp2300 per kg dan pupuk organik subsidi Rp500 per kg,” tutur dia.

Sementara itu, Kasi Pupuk M Yamin menambahkan, untuk kebutuhan pupuk subsidi di Kabupaten Muara Enim ini cukup besar. Selama ini kebutuhan pupuk selalu cukup. “Untuk mendapatkan pupuk subsidi pemerintah, koptan wajib mengajukan RDKK terlebih dahulu ke kita. Agar kebutuhan yang ada bisa disampaikan keagen atau penyalur,” kata Yamin.

Teks   : Siswanto

Editor : Sarono P Sasmito

 

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *