KPU Mura Lumpuh

PALEMBANG, KS-Aktivitas di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Musi Rawas (Mura), sejak Selasa (18/6) sampai Kamis (20/6), lumpuh. Hal ini disebabkan, ratusan massa dan kader Partai Golkar menduduki kantor KPU Mura.

Aksi tersebut dilakukan oleh kader partai berlambang pohon beringin tersebut, karena mereka mempertanyakan kebijakan KPU Mura yang menerima daftar calon anggota legislatif (caleg) sementara (DCS) Partai Gokar Mura pimpinan Elianto bukan DCS yang diajukan Partai Golkar kubu Lili Madari.

Pantauan Kabar Sumatera, kemarin, ratusan massa ini masih menduduki dan menyegel kantor KPU Mura. Bahkan ratusan massa ini, menggelar hiburan orgen tunggal (OT) di kantor KPU Mura.

Akibatnya, tidak ada aktivitas di kantor KPU Mura. Informasi yang didapatkan, komisioner  KPU Mura terpaksa harus berpindah kantor di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Mura.

“Saat ini, komisioner berkantor di Mapolres Mura. Kami berharap, massa tidak menduduki kantor KPU Mura. Mestinya masalah ini dibicarakan dengan duduk bersama agar menjadi jelas,” kata  Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum, Chandra Puspa Mirza, kemarin.

Ia juga menyebut, KPU Sumsel sudah berkoordinasi dengan  Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel terkait persoalan tersebut. “Kapolda sudah memerintahkan Kepala Kepolisian Resort (Polres) Mura, untuk memerintahkan massa Golkar tersebut meninggalkan kantor KPU Mura,” bebernya.

Sebelumnya juru bicara Partai Golkar Sumsel, Anita Noeringhati ketika dihubungi mengatakan Golkar menyerahkan sepenuhnya penanganan pendudukan kantor KPU Mura itu kepada pihak keamanan.

Menurut Anita, tidak ada dualisme kepengurusan di Partai Golkar Mura. Kepengurusan yang sah di Partai Golkar Mura kata Anita, adalah DPD Partai Golkar Mura dengan Ketua Elianto dan Sekretaris, Rahmat Bastari.

“Kepengurusan DPD Partai Golkar Mura pimpinan Lili Madari, sudah selesai dan digantikan oleh Elianto sebagai ketua. Sehingga yang berhak mengajukan DCS, adalah DPD Golkar Mura yang ditandatangani Elianto dan Rahmat Bastari bukan Lili Madari,” tegasnya.

Lili sendiri sebut Anita, sudah dipecat dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Mura. “Apa yang dilakukan KPU Mura, sudah benar. KPU Mura sebelumnya juga sudah mengklarifikasi adanya dua DCS yang diajukan ke KPU tersebut,” tukasnya.

Teks      : Dicky Wahyudi
Editor   : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *