Sfc Bertengger Tiga Besar

islPALEMBANG | KS-Sempat terlempar ke posisi empat klasemen sementara kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, Sriwijaya FC (SFC) berhasil merebut kembali posisi tiga besar. Ini tidak terlepas hasil manis yang direngkuh Laskar Wong Kito saat menaklukkan Gresik United 2-1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Rabu (19/6) kemarin petang.

Berkat tambahan tiga poin di kandang, SFC yang kini mengoleksi 48 poin dari 24 partai tidak hanya mampu mengkudeta Persib Bandung, namun juga berpotensi mengambil alih posisi runner up. Mengingat SFC hanya berselisih dua poin dari Arema Cronous di posisi kedua, klub yang tak lain bakal menjadi lawan selanjutnya pada Minggu (23/6) mendatang ditempat yang sama.

Sementara bagi Gresik United, gagal mencuri poin membuat posisi mereka terlempar satu anak tangga ke posisi 12. Walaupun poin yang dikoleksi tetap sama dibandingkan Persepam di atasnya yakni 28, namun karena kemasukkan dua gol dari SFC dan hanya mampu menambah satu gol membuat selisih gol Gresik United kalah dari Persepam.

Pelatih SFC, Kas Hartadi mengatakan cukup puas atas hasil ini. Walaupun sempat dikagetkan lewat gol cepat lawan, namun dengan ketenangan anak asuhnya mampu membalikkan kedudukan hingga menuai hasil positif. “Ini bukti mental pemain yang mampu bangkit. Hasil manis yang patut diapreasi,” kata Kas Hartadi.

Sedangkan bagi pelatih Widodo Cahyono Putra, meski mengalami kekalahan namun tidak membuatnya berkecil hati. Sebab, dinilai dari permainan memang timnya layak kalah dan SFC menang itu wajar. Dia hanya menyangkan keputusan wasit yang dinilai tidak fair.

“Keputusannya memang cukup baik. Namun banyak yang meleset dan keliru seperti memberhetikan pertandingan sejenak ketika adboard melayang. Padahal disatu sisi kita sedang menyerang,” sesalnya.

Kembali berlaga di kandang, setelah menghabiskan empat partai awal putaran kedua kompetisi ISL selalu bermain di kandang lawan, SFC yang berambisi meraup poin penuh tampil menekan sejak menit awal peluit tanda pertandingan dimulai.

Bermaksud mencari gol cepat, tanpa basa basi trio penyerang SFC, Erick Weeks Lewis, Ramdani lestaluhu dan Herman Dzumafo Epandi langsung meneror ke jantung pertahanan Gresik United. Namun begitu, justru tim tamu yang mendapat peluang emas pertama lewat proses serangan balik dimenit keenam.

Melalui akselerasi yang dilakukan Shohei Matsunaga langsung memberikan umpan matang kedepan yang disambut Riski Novriansyah. Sayang, ketika bermaksud mengecoh penjaga gawang Ferry Rotinsulu gagal dilakukan pemain berusia 23 tahun tersebut. Hingga kedudukan belum berubah.

Tidak tinggal diam, SFC yang mendapat perlawanan tim tamu langsung merespons dengan baik. Dimenit ke-16 sebuah skema umpan satu dua yang dilakukan Erick Weeks – Ramdani nyaris berbuah hasil andai saja eksekusi nama terakhir mampu menuntaskan peluang yang masih menyamping disamping gawang Gresik kawalan M. Sandi Firmansyah.

Setelahnya, jual beli serangan tidak bisa terelakkan. Berkali-kali kedua tim saling lancarkan serangan hingga akhirnya gol pembuka pun tercipta bagi tim tamu pada menit ke-29. Blunder Fandy Mochtar yang salah dalam melakukan antisipasi umpan crossing Siswanto dimaksimalkan dengan baik Sultan Samma.

Dengan tenang, eksekusi mantan punggawa klub berkostum kuning-kuning dari area kotak penalti memperdaya mantan rekannya Ferry Rotinsulu untuk membawa timnya sementara unggul 1-0.

Seakan tersengat, SFC yang tidak ingin dipermalukan langsung melancarkan serangan balasan. Selang empat menit, pemain bertahan Lee Dong-Won nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, sepakan pemain asal Korea Selatan (Korsel) masih melenceng dari bidikan.

Dua menit jelang bubaran, gol penyama kedudukan akhirnya tercipta. Menerima umpan kiriman pemain pengganti Boakay Eddie Foday didalam kotak penalti, Ramdani melepas tendangan akurat yang tidak mampu diselamatkan M. Sandi. Hingga jedah babak pertama kedudukan sama kuat 1-1 tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, SFC yang ingin segera membalikkan kedudukan langsung menusuk ke jantung pertahanan Ambrizal Cs. Hasilnya baru dua menit interval paruh kedua SFC sudah mampu membalikkan keadaan melalui Erick Weeks Lewis.

Menerima umpan sundulan Foday yang menyambut umpan panjang Ponaryo, pemain timnas Liberia dengan tenang mengelabuhi M. Sandi kali kedua memungut bola dari gawangnya. Kedudukan berubah 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.

Tidak tinggal diam, Gresik yang memiliki misi mencuri poin di Stadion GSJ perlahan coba mengembangkan permainan. Setidaknya sepakan spekulasi Siswanto dimenit ke-52 sempat membuat SFC terdiam jika mengarah tepat sasaran. Namun sampai disitu perlawanan tim tamu. Selebihnya pada sisa pertandingan mampu dikuasai sepenuhnya Ahmad jufrianto Cs.

Berulang kali secara bergantian Erick Weeks, Dzumafo, Ramdani maupun Foday coba menaklukkan M. Sandi untuk kali ketiga. Sayang, dari banyaknya percobaan tidak satupun yang mampu menambah keunggulan. Termasuk peluang Erick Weeks disepuluh menit akhir yang mampu dimentahkan M. Sandi. Hingga pertandingan usai keunggulan tipis 2-1 SFC tetap bertahan.

Susunan Pemain

Sriwijaya FC: Ferry Rotinsulu KK’89, Fandy Mochtar, Lee Dong-Won, Abdul Rahman, Mahyadi Panggabean, Ahmad Jufrianto, Ponaryo Astaman KK’62, Ramdani Lestaluhu (Dodok Anang Zuanto’76), Erick Weeks Lewis, Diego Michiels (Boakay Eddie Foday’28), Herman Dzumafo Epandi.

Gresik United: M. Sandi Firmansyah, Erol Iba, Ambrizal, Sasa Zecevic, Diogo Rangel Santos, Kacung Khoirul Munir (Agus Indra’63), Lan Bastian Balastas, Sultan Samma (Habib Syukron’59), Siswanto (Ngon Mamoun’86), Shohei Matsunaga KK’47, Riski Novriansyah.

TEKS         : SADAM MAULANA

EDITOR   :RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *