Dituntut Mundur, Bupati Banyuasin Santai

bupati-usai-acara-pisah-sambut-kapolres

Bupati Banyuasin Amirudin Inoed Usai menghadiri acara pisah sambut Kapolres Banyuasin | Foto : Diding KS

Banyuasin|KS- Seringnya terjadi aksi demontrasi  di Kabupaten Banyuasin beberapa Minggu terakhir untuk menuntut Bupati Banyuasin Ir. H. Amiruddin Inoed untuk mudur dan dewan lakukan pemanzulan kepada Bupati ternyata ditanggapi santai oleh Bupati Banyuasin.

“Kalau ingin menyampaikan aspirasinya silahkan saja,” ucap Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed usai acara pisah sambut antara Kapolres AKBP Agus Setiawan Sik kepada Kapolres Baru AKBP Ahmad Ikhsan sik SH di rumah dinas bupati, Rabu (19/6).

Bupati Banyuasin mengatakan, pihaknya selalu memantau mengenai setiap perkembangan yang terjadi di kabupatennya tersebut. Dirinya juga telah mengetahui mengenai siapa saja yang turut melakukan demontrasi selama ini bahkan pihaknya juga telah mengetahui mengenai siapa yang ada dibalik aksi demontrasi tersebut

“Mereka (para pendemo –red), kebanyakan berasal dari Pangkalan Balai semua. Yang melakukan demontrasi itu hanyalah sebagian kecil dari warga banyuasin,” tuturnya.

Meski demikian, sambungnya, pihaknya tidak melarang kepada siapa saja yang akan melakukan demontrasi untuk menyampaikan aspirasinya namun hendaknya dilakukan dengan tidak merusak fasilitas negara. “Silahkan saja lakukan demo namun tapi jangan anarkis,” tegasnya.

Disinggung tuntutan para pendemo mengenai pemanjulan terhadap dirinya, Amiruddin Inoed menjelaskan, menurut aturan tidak mungkin bisa dilakukan, yang bisa dilakukan pemanjulan terhadap bupati lantaran yang bersangkutan (bupati –red), telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana atau tindakan tindakan yang melanggar aturan.

“Kalau saya kan tidak punya masalah, buktinya laporan Pertanggung jawaban akhir jabatan bupati terhadap penggunaan anggaran daerah telah diterima oleh DPRD dan baru-baru ini kita telah mendapat WTP,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol dan Linmas, Drs H Harobin Mastofa Msi, mengatakan bahwa pihaknya telah mengetahui akan terjadinya aksi demontrasi tersebut selama ini.

“Kami tidak bisa memaksa mereka untuk tidak melakukan aksi demo, sebab semua itu hak mereka sebagai masyarakat Banyuasin untuk menyampaikan aspirasi mereka,” ungkap Robin.

Disingung masalah komindo tidak berjalan dengan efisien, robin menjelaskan , Kominda ini berjalan dengan efisien, sebab   kesbangpol ini langsung dibawah Bupati, dan semua itu berjalan sesuai dengan harapan.

“Selain itu juga,  di Kominda sendiri, ketua hariannya itu langsung di pegang oleh kasat intel dari Polres Banyuasin. Jadi sekali lagi saya jelaskan Komindo tidak kecolongan dalam aksi yang dilakukan masyarakat Banyuasin tersebut,” kata Robin.

Teks/foto : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *