22 CJH OI Terancam Gagal Berangkat

umroh

Ilustrasi Haji | Dok KS

INDRALAYA|KS-Pengurangan 20 Persen kuota haji Indonesia oleh pemerintah Arab Saudi berimbas bagi Calon Jamaah Haji (CJH),  Kabupaten Ogan Ilir (OI). Pasalnya jatah pemberangkatan atau kuota pada tahun 2013, yang  seharusnya 125 CJH  diperkirakan mengalami pengurangan 22 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kasi Haji dan Umroh Kanmenag OI, Edy Prasetya, SAg kepada media  di ruang kerjanya, Selasa (18/6),  kemarin.

Menurut Edy, pengurangan tersebut berdasarkan  surat edaran sosialisasi terkait pemotongan  kuata haji dari Kemenag RI. “Berarti CJH dari OI semula berangkat 125 jika adanya pengurangan 22 orang maka tahun ini hanya bisa diberangkatkan 103 orang,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjut Edy, tertundanya 22 orang CHJ dari OI pada tahun 2013 ini, akan diprioritaskan pada tahun 2014 mendatang. “Untuk ongkos haji yang batal tidak akan menambah lagi,” bebernya.

Untuk itu diharapkan kepada CJH yang terkena imbas atau pada batas yang ditentukan pada pengurangan, tetap bersabar dan jangan berkecil haji.

“Memang keputusan ini membuat CJH kecewa, karena kita tau mereka sudah melakukan persiapan semaksimal mungkin termasuk sudah melakukan pelunasan ONH, sudah mengikuti manasik haji, tapi kami berharap kepada CJH yang tertunda keberangkatannya tahun ini harus ikhlas dan bersabar,” harap Edy.

Edy menambahkan, pengurangan yang dilakukan pihak pemerintah Arab Saudi sangat beralasan, pemerintah Arab Saudi tidak mau mengambil  resiko yang banyak terhadap jamaah  haji, sebab Masjidil Haram saat ini dalam renovasi atau terjadi perluasan pembangunan di Mesjidil Haram. “Pihak pemerintah Arab Saudi tidak mungkin menampung jemaah seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Teks     : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *