Miris, Kantor UPTD Nyaris Roboh

HL-Andalas

Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peternakan dan Perikanan Kecamatan Talang Ubi | Indra KS

PALI | KS-Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peternakan dan Perikanan Kecamatan Talang Ubi, yang lokasinya di Jalan Pasar Baru No.375 Pendopo, samping terminal Talang Ubi tersebut kini kondisinya sangat memperihatinkan.

Selain umur bangunan tersebut sudah tua, fisik bangunannya sudah mulai lapuk. Bahkan, papan nama sudah banyak berlobang.

Pantauan dilapangan, atap kantor tersebut sudah miring serta banyak yang bocor. Genteng sudah banyak berjatuhan, lantainya juga demikian. Yang jelas intinya, bangunan tersebut tinggal menunggu roboh saja.

Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Peternakan dan Perikanan Talang Ubi, Ida Martini SP, bangunan tersebut merupakan bangunan lama. Dibangun pada tahun 1971 silam. Dan sejak itu, atau sudah sekitar 42 tahun bangunan ini tidak pernah disentuh rehab.

“Sejak dibangun pada 1971 hingga sekarang, kantor tersebut belum pernah mendapatkan rehabilitasi atau renovasi. Khususnya fasilitas perkantoran, baik di segi bangunan maupun fasilitas dalam ruangan. Sehingga banyak bagian atap yang bocor. Tiang penyangga dari kayu juga sudah banyak yang habis dimakan rayap. Dan lain sebainya. Kalau kondisinya saya sudah tidak bisa ngomong lagi. Dapat anda lihat sendirilah, bagaimana bentuknya,” tutur Ida.

Diterangkan Ida, dulunya sebelum menjadi kantor UPTD, bangunan tersebut merupakan rumah jaga untuk RPH (rumah potong hewan). Seiring waktu, barulah kemudian bangunan tersebut jadi kantor UPTD Peternakan dan Perikanan.

“Karena kondisi sudah tak layak pakai lagi, makanya untuk saat ini berkas-berkas kantor terpaksa di bawa ke rumah. Bukannya apa-apa, itu terpaksa saya ungsikan karena takut bangunan tersebut roboh,” ujarnya.

Meski demikian ia mengakui tetap menjalankan aktifitasnya bekerja sehari-hari meski tidak berada di kantor tersebut.  “Kita kan kerjanya keliling. Lagian kalau kantor tersebut ditunggui, bisa membahayakan. Kalau ngantor, kadang di kantor camat,” imbuhnya.

Ida mengungkapkan, dirinya mendengar siu jika pada tahun 2014 mendatang sudah dimasukkan anggaran untuk rehab. Untuk itu, ia berharap Pemerintah Daerah memberikan perhatian serius terhadap kondisi Kantor UPTD

Peternakan dan Perikanan yang memprihatinkan. “Kalau kita pandang di segi bangunan memang sudah tidak layak lagi kantor seperti ini. Perlu rehab yang memadai,” tandasnya.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor        : Junaedi BAdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *