Bendera Putih Mulai Dikibarkan

ARENA

Ilst.

PALEMBANG | KS-Usai mengalami kekalahan telak 0-4 dari Persib Bandung, Sabtu (14/6), Sriwijaya FC (SFC) mulai berfikir realistis mengenai target mempertahankan gelar juara kompetisi Indonesia Super League (ISL).

Jika sebelum Laskar Wong Kito masih optimis dapat mengejar defisit angka terhadap tim pesaing teratas, maka setelah menelan kekalahan telak tersebut skuad arahan pelatih Kas Hartadi mulai pesimis.

Tertinggal jauh hingga 18 poin dengan laga yang hanya menyisakan sebelas partai lagi, pelatih asal Solo mengaku sulit untuk timnya menyalip untuk kembali menjadi tim penguasa diakhir kompetisi.

“Atas kekalahan dari Persib kini kita mulai berfikir realistis. Tertinggal 18 angka dari Persipura yang tampil konsisten pada musim ini kita rasa cukup sulit untuk mengejar. Karenannya kita tidak lagi memaksakan dapat mempertahankan gelar,” kata Kas Hartadi.

Dengan tidak lagi ngebet untuk meraih titel juara, kini bidikan lain dipatok. Memiliki peluang besar menjadi tim terbaik kedua, SFC kini mengalihkan peluang menjadi runner up. Target yang memang sangat mungkin dicapai.

Sebab, meski SFC kini masih terpaku di posisi empat klasemen sementara, namun dengan perbedaan poin hanya tiga terhadap peringkat tiga, Persib Bandung dan empat terhadap posisi runner up, Arema Cronous, peluang SFC sangatlah terbuka lebar.

Pasalnya, dibandingkan kedua klub pesaing tersebut, satu keunggulan dimiliki SFC untuk kemudian mengkudeta. Faktanya bahwa Ponaryo Astaman Cs masih memiliki satu sisa pertandingan lebih banyak. Jika kedua tim telah memainkan 24 partai dan masih menyisakan sepuluh partai lagi, maka untuk SFC, laga yang dimainkan baru 23 atau menyisakan sebelas partai lagi.

Belum lagi jika mengacu pada lawan disisa kompetisi. Arema masih akan melawat ke markas SFC, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Minggu (23/6) mendatang. Dengan motivasi SFC didepan puluhan ribu pendukung yang memadati Stadion, tentu ingin meraup poin penuh terhadap rival.

Demikian juga terhadap Persib yang sangat rentan kehilangan poin ketika menyambangi markas Persipura Jayapura, Stadion Mandala, (3/9) mendatang. Dengan fakta Persipura yang tampil konsisten baik kandang maupun tandang, sangat sulit bagi klub berjuluk Maung Bandung keluar dari Stadion angker tersebut dengan kepala tegak.

“Walaupun kini kita masih berada diperingkat empat, namun untuk kita beranjak naik sangatlah terbuka lebar dengan fakta beberapa keunggulan tersebut,” ujar mantan pelatih Sekayu Youth Soccer Academy (SYSA) Muba.

Untuk mewujudkan itu, Kas menuturkan jika timnya tidak boleh lagi kehilangan poin disisa kompetisi. Enam laga kandang wajib dimenangkan, begitu juga dengan beberapa partai tandang yang sangat memungkinkan memetik poin penuh.

“Kita harus konsisten di sisa laga kompetisi. Jika tidak, para pesaing siap menikung kita kapanpun. Bukan hanya Persib dan Arema yang masih sulit diredam, juga masih ada Mitra Kukar dan Barito Putra yang potensi menikung,” terangnya.

Senada dengan Kas, Direktur Teknik dan SDM PT SOM, Hendri Zainuddin sebelumnya juga mengungkapkan bahwa timnya sangat sulit untuk kembali menjadi juara. “Realistis saja. Mengejar Persipura itu cukup sulit,” ungkapnya.

Untuk itu, Hendri bahkan berpesan jika musim ini bukanlah musimnya SFC menjadi juara. Dan sebagai target baru, musim depan baru diharapkan trofi kasta tertinggi Indonesia tersebut kembali ke Bumi Sriwijaya.

“Musim depan kita yakin SFC bakal menjadi juara. Tapi untuk musim ini rasanya sulit. Kita butuh keajaiban menjadi yang terbaik,” terangnya.
TEKS: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *