Tabrakan Maut Akibat Kontraktor Lalai

Tumpukan

Tumpukan material salah satu kontraktor hingga merenggut korban meninggal dunia | Foto : Antoni KS

PAGARALAM, KS-Tumpukan material dan bangunan di pinggir jalan di Jalan Tanjung Payang, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pagaralam Selatan, telah merenggut nyawa salah satu pengguna jalan. Hal ini terjadi akibat kelalaian kontraktor yang tidak memasang rambu-rambu atau tanda peringatan pada tumpukan material bangunan itu.

Tumpukan material yang berupa, pasir dan batu kali itu mengakibatkan pengendara sepeda motor Yamaha Jupiter Nopol BG 2116 WC menghantam sebuah mobil  Kijang pick up  Nopol BD 9424 AH yang dikendalikan  Lindra (26) warga  Terminal Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kamis (13/6) sekitar Pukul 18.50 WIB.

Korban diketahui bernama Bayu Kusuma Bin Zaenal., warga Tanjung Payang, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Pagaralam Selatan. Akibat insiden ini, korban mengalami patah paha dan betis sebelah kanan serta luka memar pada bagian dada sebelah kanan. Sementara kedua kendaraan tersebut mengalami rusak berat dan telah diamankan pihak Satuan Lalu Lintas Polresta Pagaralam.

Kapolresta Pagaralam, AKBP Raden Hendrawan, SIK melalui Kasat Lantas Herry Widodo SH membenarkan telah terjadi kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) antara pengendara motor Yamaha Jupiter yang dikemudikan Bayu Kusuma dengan Kijang pick up yang dikendarai Lindra, hingga mengakibatkan korban jiwa.

“Sebelum kejadian datanglah pengendara motor dari arah Air Perikan menuju Jembatan Air Payang. Ketika hendak melewati jembatan tersebut banyak terdapat tumpukan material di badan jalan, hingga pengendara motor membanting stang motornya ke kanan untuk menghindari tumpukan batu dan pasir. Sementara bersamaan itu pula datangla mobil kijang pick up dari arah berlawanan hingga tabrakan pun tak terelakan lagi,” kata Herry.

Menurutnya, akibat insiden ini korban langsung di bawah ke Rumah Sakit Daerah Besemah (RSDB)  guna mendapatkan perawatan intensif. Namun taqdir berkata lain. Korban pun meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB, dengan luka memar pada bagian dada sebelah kanan, patah paha dan betis sebelah kanan.

“Sejauh ini sopir  moobil berikut kedua kendaraan tersebut sudah kita amankan di Satlantas Polresta Pagaralam. Sementara kerugian materil diperkirahkan sekitar Rp. 5 juta rupiah,” ujarnya.

Sementara menurut warga yang sempat melihat kejadian tersebut mengatakan, sebelum pengendara sepeda motor menabrak mobil terlebih dahulu menghantam tumpukan batu dan pasir hingga datanglah mobil kijang pick up yang dikendarai Lindra. “Setelah menghantam tumpukan material, motor itu membanting ke arah bagian kanan secara bertepatan datanglah mobil kijang pick up hingga tabrakan pun tak bisa dihindari lagi. Belum lagi, kondisi penerangan di lokasi Jembatan Air Payang tergolong gelap.

Terpisah, Lindra, sopir mobil mengatakan, Bayu, pengendara motor Yamaha datang dari arah Air Perikan akan menuju Jembatan Air Payang. Setelah melewati jembatan tersebut, pengendara motor tak sempat menghindari tumpukan batu dan pasir yang ada di badan jalan. Sementara mobil yang ia kemudikan secara bersamaan lewat di jembatan yang sama. SDaat itulah terjadi tabrakan hingga

mengakibatkan kabin depan mobil ringsek dan pengendara motor pun terpental ke aspal.

“Saya datang dari arah Tanjung Payang menuju jembatan Air Payang. Sementara pengendara motor datang dari arah berlawanan. Pengendara motor tak sempat menghindari tumpukan batu dan pasir hingga terpental ke arah kanan dan tabrakan pun tak sempat terhindari,” kata Lindra singkat.**

TEKS / FOTO : ANTONI STEFEN

EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *