Dukung Kabupaten PALI, PLN Tambah Jaringan

pali

Ilst. Euforia Rakyat PALI Pasca Ditetapkan sebagai Kabupaten Baru | Dok KS

PALI | KS-Guna mendukung Pemerintahan Kabupaten Pali, PT PLN Cabang Lahat melakukan penambahan jaringan sepanjang 27 km dari Gardu Induk (GI) PLTU Meppogen Gunung Megang sampai ke Simpang Belimbing. Demikian diungkapkan Kepala PLN Cabang Lahat melalui PH Manajer Ranting Talang Ubi, Triyo Indrawan, di kantornya Jumat (14/6) kemarin.

Menurut Triyo, penyebab utama listrik padam di wilayah Pali adalah beratnya beban kabel yang menghubungkan GI dengan Pelanggan. “Jaringan yang ada sekarang dipakai juga di daerah Gunung Megang dan Belimbing, sehingga kita di Pendopo menjadi yang terujung, otomatis tegangan kita rendah dan kabel jadi mengendur. Kalau kabel mengendur maka listrik akan padam,” ujar Triyo yang juga Asmen Bidang Jaringan ini.

Triyo juga menyatakan, faktor tanam tumbuh (pohon dan dahan), menjadi alasan pihak PLN yang mengakibatkan terjadi gangguan terutama pemadaman listrik di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

“Kondisi gangguan yang terjadi tiap hari sekarang ini disebabkan oleh tanam tumbuh. Tanam tumbuh yang dilalui oleh jaringan kita masih rawan, nyenggol-nyenggol. Sekarang sedang coba kita pangkas,” ungkap Triyo Indrawan, Suvervisor Distribusi PLN Pendopo, dijumpai di ruang kerjanya Jumat (14/6) kemarin.

Kata dia, kebanyakan masyarakat tidak mau tanam tumbuhnya dipangkas.

Pemilik tanam tumbuh tersebut jelas dia, tidak mengizinkan petugas PLN di lapangan melakukan pemangkasan tanpa dilakukan proses ganti rugi. Padahal petugas di lapangan mengharapkan kerjasama masyarakat guna menunjang pelayanan terhadap pelanggan perusahaan setrum plat merah tersebut. “Inilah penyebab terjadinya gangguan listrik yang dialami PT PLN Pendopo,” tegasnya.

Selain itu, PLN sendiri lanjut dia, saat ini terus melakukan upaya memperluas jaringan listrik guna memenuhi kebutuhan listrik dan meminimalisir gangguan yang terjadi selama ini. Salah satunya dengan penambahan jaringan baru yang saat ini sedang dilaksanakan, yakni dari GI gunung Megang ke Simpang Belimbing sepanjang 27 kilometer.

“Dalam rangka mengatasi gangguan yang terjadi selama ini, makanya kita mau pecah beban. Namun belum ada jaringan, baru ada tiang. Nah, solusinya sekarang ini kita sedang bangun. Dan mudah-mudahan dalam 2-3 bulan kedepan akan selesai. Itu kalau tidak terhambat dengan tanam tumbuh. Itulah upaya kita untuk mengatasi jaringan kita di Pendopo. Saat ini sedang dikerjakan,” paparnya.

Soal ini menurut Triyo, sudah mereka jelaskan baik itu kepada Camat maupun Bupati. Namun itu tadi hambatannya, yakni tanam tumbuh. “Sebelum Pilgub, kita sudah sosialisasi di Cinta Kasih. Hasilnya, Camat merespon dengan baik. Termasuk juga Polsek dan Danramil setempat siap bantu kita untuk penambahan jaringan. Kita juga sudah sosialisasi di Penang Jaya. Dan hari ini (kemarin,red) kita sosialisasi di Desa Tanjung Terang Kecamatan Gunung Megang,” jelas Triyo.

Ia pun meminta pengertiannya kepada masyarakat banyak terkait belum optimalnya pelayanan penerangan yang diberikan oleh pihaknya. Termasuk juga dengan kerap padamnya listrik di saat-saat waktu magrib, Triyo menerangkan itu karena beban puncak.

“Kalau jaringan ini selesai, Insya Allah untuk PALI ini tidak akan ada masalah lagi. Kami juga berusaha segera menyelesaikan penambahan jaringan tersebut sebelum masuk puasa nanti, agar masyarakat dapat khusyuk dan tenang menjalankan ibadah puasanya, baik itu waktu sahur maupun buka.  Dan kita juga sudah minta tolong pada Bupati untuk memberikan pengertian pada masyarakat terkait masalah tanam tumbuh. Alhamdulilah, Bupati menyambut baik,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwasanya ada dua sumber listrik untuk penerangan di daerah PALI ini. Pertama berasal dari Gardu Induk (GI) di Gunung Megang. Dari sana, jaringan listri untuk PALI sampai ke Desa Benakat Minyak dan Tanah Abang. Kedua, untuk PALI ini juga kita disuplai dari Prabumulih, ke Tugu Nanas, Tebat Agung hingga ke Air Itam. “Yang jelas, kalaupun akan ada pemadaman, kita selalu memberikan pemberitahuan melalui Camat, Kades-Kades dan melalui Radio,” tandasnya.

Teks    : Indra Setia Haris

Editor : Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *