Alex-Ishak Ditetapkan Pasangan Terpilih

alex-ishak

Alex – Ishak | Dok KS

PALEMBANG, KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya menetapkan pasangan Alex Noerdin-Ishak Mekki sebagai pasangan calon gubernur (cagub)-calon wakil gubernur (cawagub) Sumsel periode 2013-2018 terpilih.

Keputusan itu diambil dalam rapat pleno KPU Sumsel, Jumat (14/6). Keputusan ini, dituangkan dalam surat keputusan (SK) KPU Sumsel nomor 34/Kpts/KPU.Prov-006/VI/2013

Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum, Chandra Puspa Mirza yang dihubungi, kemarin membenarkan itu. Dengan sudah dikeluarkannya SK penetapan pasangan terpilih ini maka KPU kata Chandra, tinggal menunggu apakah ada gugatan yang akan dilayangkan oleh pasangan calon lainnya ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami akan menunggu apakah ada gugatan ke MK, yang dilakukan oleh pasangan calon lain selama tiga hari kedepan sejak SK ini dikeluarkan. Jika ada, kita menunggu keputusan MK. Namun jika tidak, SK itu akan kita sampaikan ke DPRD Sumsel untuk menjadwalkan pelantikan,”jelas Chandra.

Hal senada disampaikan komisioner KPU Sumsel, Kelly Mariana. Menurutnya, SK penetepan pasangan terpilih sudah dikeluarkan KPU Sumsel. “Kami sudah melakukan rapat pleno penetapan pasangan cagub-cawagub terpilih,” kata Kelly.

Dengan demikian sambung Kelly, KPU tinggal menanti apakah ada gugatan atau tidak.  Bila tidak ada gugatan, mereka akan menyampaikannya ke DPRD Sumsel untuk proses pelantikan pasangan calon gubernur-wakil gubernur terpilih Alex Noerdin-Ishak Mekki.

Gugat ke MK

Sementara itu, saksi pasangan nomor urut tiga Herman Deru-Maphilinda (Derma), Suparman Roman yang dihubungi mengaku, belum mengetahui dan mendapatkan salinan SK penetapan cagub dan cawagub terpilih tersebut dari KPU Sumsel.  “Secara legal formal, kami belum mendapatkan dan mengetahui isi dari SK tersebut,” ungkapnya.

Tim advokasi Derma sebutnya, akan mengkaji terlebih dahulu SK KPU tersebut jika salinannya sudah diterima. Namun sambungnya, keputusan tersebut jelas-jelas banyak kejanggalan. KPU tegasnya, tidak berlaku adil dan independen. “Kita pasti, akan berjuang menegakkan keadilan. Kami masih menunggu putusan KPU,” tegasnya.

Apakah itu artinya mereka akan menggugat ke MK ?, Suparman menjawab, pihaknya akan melakukan segala upaya untuk meminta keadilan terhadap putusan KPU. “Terpenting keputusan KPU tidak menegakan keadilan, dan segala upaya akan kami lakukan,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *