Berlaganya Duo SFC

sfcPALEMBANG | KS-Sabtu (15/6) besok, bakal menjadi hari penting bagi dua tim asal Sumatera Selatan (Sumsel), yakni,  Sriwijaya FC (SFC). Di hari itu, tidak hanya tim senior saja yang akan bertanding, namun juga tim junior. Dengan waktu yang sama, yakni pukul 15.30 WIB, namun di dua lokasi yang berbeda.

Jika tim senior yang akan bertarung melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dalam lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012/2013, maka tim junior akan bertanding menghadapi PSPS Pekanbaru di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, pada kompetisi ISL U-21 2013.

Hanya saja, dari segi kepentingan, tim senior mempunyai ambisi lebih dibanding tim junior. Sebab, jika SFC U-21 yang kini telah memastikan satu tempat di fase quarter final (babak delapan besar) dan hasil pertandingan tidak lagi berpengaruh, maka beda halnya dengan Laskar Wong Kito yang dikomandoi Ponaryo Astaman Cs.

Melawan salah satu rival dalam usaha memperebutkan titel juara ISL, skuad asuhan pelatih Kas Hartadi wajib menuai poin. Jika gagal, maka SFC yang kini berada di posisi tiga klasemen, sangat rentan tergusur mengingat sang lawan tepat dibawahnya hanya tertinggal satu angka.

Direktur Keuangan SFC yang juga mengemban jabatan sebagai Manajer SFC U-21, Augie Bunyamin menyebut memang di antara dua pertandingan itu SFC senior lah yang bakal menjalani partai lebih berat, karena melawan tim kuat di kandang lawan.

Sementara bagi SFC U-21 akan bertarung didepan pendukung sendiri karena pertandingan berlangsung di kandang. Apalagi faktanya hasil pertandingan itu juga tidak lagi berpengaruh. Baik menang, seri ataupun kalah, Rizky Dwi Ramadhana tetap berada di puncak klasemen dan tak mungkin tergeser.

“Dari segi kepentingan, di antara dua pertandingan ini memang lebih pada tim senior. Sebab, mereka masih berjuang dalam perburuan gelar juara. Sedangan adik-adiknya sudah ditahap aman dan pertandingan tidak lagi berpengaruh,” ungkap Augie.

Augie menjelaskan, dari dua sajian pertandingan ini, untuk target juga tidak dibebankan terlalu tinggi. SFC senior hanya dibebankan target realistis satu poin, demi menjaga posisi tiga, begitu juga dengan SFC U-21 yang tidak dibebankan pada kemenangan. Walaupun tiga poin tetap dipatok.

“Target tidak dibebankan tinggi. Baik senior maupun junior tidak ditargetkan menang mengingat satu pertandingan berat dan satunya tidak lagi menentukan,” terangnya.

Terpisah, pelatih SFC, Kas Hartadi yang dihubungi melalui handphone menerangkan jika memang timnya dari semula memang hanya mematok target satu poin. “Mengenai kekuatan lawan, tidak mudah memasang target kemenangan lawan Persib. Mereka tim kuat dan bertarung di kandang,” kata Kas Hartadi.

Untuk itu, pada pertandingan nanti timnya dipastikan bakal bermain lepas. Disiplin, terorganisasi, sembari mengintip peluang dalam mempermalukan tuan rumah. “Apapun bisa terjadi. Target awal memang satu poin, tapi bukan berarti kita tidak ingin menang,” ujar mantan punggawa Arseto Solo tersebut.
TEKS: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *