Piala Adipura Diarak Keliling Kota

Piala-Adipura-diarak-keliling-Kota-Muara-Enim

Piala Adipura Diarak Keliling Kota Muara Enim | Dok KS

Muara Enim | KS-Kabupaten Muaraenim untuk kedelapan kalinya, berhasil meraih Piala Adipura untuk kategori Kota Kecil Terbersih dan Teduh (Clean and Green City). Sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada segenap warga Kabupaten Muaraenim, piala Adipura diarak keliling kota Muaraenim yang diikuti konvoi kendaraan lainnya, Rabu (12/6).

Sebelumnya, Senin malam (10/6), bertempat di Auditorium Birawa Hotel Bidakara Jakarta Selatan. Bupati Muaraenim Ir H Muzakir Sai Sohar  menerima Piala Adipura dari Menteri Lingkungan Hidup RI Prof Baltasar Kambuaya.

“Piala Adipura tahun 2013  ini merupakan yang ke delapan kalinya yakni pada 2005, 2006, dan 2007. Selanjutnya, 2009, 2010,2011 dan 2012. Kedepan, Kabupaten Muara Enim harus mampu meraih Piala Adipura Kencana,” tutur Muzakir.

Piala Adipura merupakan program Kementrian Lingkungan Hidup lingkup Nasional yang bertujuan mendorong pemerintah Kabupaten/Kota dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan. Baik secara ekologis, sosial ataupun ekonomi.

“Selamat atas penghargaan Piala Adipura ini, dan terima kasih atas partisipasi semua pihak, khususnya petugas kebersihan kota. Semoga prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ucap Muzakir.

Piala Adipura bukanlah tujuan utama, kata Muzakir,  namun, yang terpenting adalah pola hidup sehat dan terus melestarikan lingkungan dalam jangka panjang. Sehingga, pembangunan dan kepemerintahan diKabupaten Muaraenim dapat berjalan sesuai dengan SMAS (Sehat, Mandiri, Agamis dan Sejahtera).

Terpisah, Kepala Badan  Lingkungan Hidup Kabupaten Muaraenim Zulkarnain Bachtiar mengatakan, pengharagaan piala Adipura merupakan wujud kerja keras semua pihak dalam menjaga kebersihan, keindahan dan keteduhan Kota Muara Enim.

“Dengan diraihnya predikat ini, hendaknya mampu memacu masyarakat dalam meningkatkan kebersihan dan keindahan lingkungan,” ungkapnya.

Kendati telah meraih  delapan kali Adipura, namun belum pernah mendapat Piala Adipura Kencana. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Muaraenim harus lebih inovatif dalam pengelolaan kebersihan, menciptakan energy baru serta meningkatkan kualitas kesadaran dan partisipasi masyarakat, dalam program lingkungan hidup terhadap kualitas hidup warganya.

“Memperoleh Adipura Kencana, harus memiliki nilai lebih dari sekedar syarat yang dipatok untuk penilaian Adipura saja  melainkan bagaimana sebuah kota memiliki inovasi, menciptakan energy baru dan efisinsi energy dan dapat menciptakan kondisi kota yang nyaman serta kualitas kesadaran masyarakat dalam lingkungan hidup,” demikian indikator Piala Adipura Kencana yang diuraikan Zulkarnain.

“Namun yang tak kala penting, adalah semangat pemerintah mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga dan membangun lingkungan Kota Muaraenim jadi semakin hari semakin lebih baik,” pungkasnya.

Teks     : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *