Dishub Bidik 500 Kendaraan

Dishub-Bidik-500-Kendaraan

Uji Emisi Oleh Pemerintah

PALEMBANG, KS-Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Palembang, bakal menggelar uji emisi bagi kendaraan bermotor di kota empek-empek ini.

Uji emisi itu menurut Kepala UPTD Angkutan Massal, Dishub Kota Palembang, Slamet Riyadi, dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Palembang ke-1330.

“Kita menargetkan, 400 sampai 500 unit kendaraan di uji emisi. Ini kita lakukan, untuk menekan polusi udara di Palembang,” jelas  Slamet ketika dibincangi, Rabu (12/6) di ruang kerjanya.

Uji emisi yang akan digelar disamping Kantor Wali Kota Palembang itu, untuk semua kendaraan termasuk angkutan umum.  Slamet menerangkan, berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup (KLH) Nomor 5 Tahun 2006, baku mutu gas buang kendaraan untuk berbahan bakar premium batas emisi gas buangnya HC (ppm) di bawah 1.200 dan Co di bawah 4,5.

Sedangkan untuk kendaraan berbahan bakar solar, ambang batas emisi ketebalan asap opasitas harus di bawah 70 persen. “Ambang batas gas buang inilah, yang akan kita ukur menggunakan alat yang disebut smoke tester. Alat ini, bisa mendeteksi apakah gas buang kendaraan tersebut baik atau tidak,”ujarnya.

Untuk menarik minat pemilik kendaraan, menguji emisi gas buang kendaraanya maka Dishub dalam setiap menggelar uji emisi memberikan souvenir kepada pemilik kendaraan, seperti payung, pengharum kendaraan dan tisu serta souvenir menarik lainnya. “Dengan sovenir ini, banyak pemilik kendaraan yang mau ikut uji emisi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menerangkan, Dishub secara berkala melakukan uji emisi kendaraan di Balai Pemeriksaan Kendaraan. Tahun lalu, 70 persen kendaraan yang di uji gas buangya, dinyatakan lulus uji emisi.

“Untuk kendaraan yang tidak lulus, memang belum ada sanksinya. Mereka kita himbau, melakukan pemeriksaan berkala. Ada beberapa cara, agar gas buang kendaraan tetap bagus. Antara lain, melakukan tune up (penyetelan) kendaraan secara teratur, menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, hindari penggunaan mesin dengan putaran tinggi,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *