Ambisi Dzumafo Jebol Gawang Persib

PALEMBANG | KS-Mencetak dua gol bagi Sriwijaya FC (SFC) di laga terakhir tim ketika membungkam Persita Tangerang 4-2, Senin (10/6) lalu, Herman Dzumafo Epandi berharap kreasi gol dari kaki dan kepalanya terus mengalir.

Dzumafo yang mengaku mulai mendapat kepercayaan diri tinggi usai menambah koleksi golnya bersama Laskar Wong Kito menjadi tiga, berhasrat meneruskan kembali kegarangannya didepan mulut gawang lawan.

Dan dia menyebut, partai terdekat ketika SFC menyambangi markas Persib Bandung, Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu (15/6) mendatang, merupakan sebuah obsesi. Dia berharap dapat menggentarkan gawang mantan timnya tersebut didepan puluhan ribu Bobotoh dan Viking, pendukung setia klub berjuluk Maung Bandung.

“Tugas saya sebagai penyerang tentunya dapat mencetak gol. Yang harus sesering mungkin saya lakukan termasuk pada partai terdekat ketika menghadapi Persib. Dan itu merupakan sebuah ambisi dapat menggetarkan gawang mantan tim saya,” kata Dzumafo.

Dzumafo mengungkapkan, jika dirinya mampu menggetarkan gawang Persib, maka hal tersebut akan sangat berarti dan bermakna penting. Sebab tidak hanya akan mempertebal kepercayaan dalam menjebol gawang lawan, namun juga sebagai bukti kualitas.

Dia ingin membuat anggapan Persib yang menganggap ketajamannya sudah dimakan usia salah besar. Karena meski kini sudah menginjak usia 33 tahun, namun dalam urusan menjebol gawang lawan, dia menganggap masih salah satu yang terbaik di kompetisi ISL.

“Pastinya saya ingin membuat Persib kaget dan merasa menyesal. Saya masih tajam dan memang dapat diandalkan serta membayar kepercayaan SFC yang yakin akan kemampuan saya mencetak gol,” ujar pemain asal Kamerun.

Walaupun sangat berambisi, namun Dzumafo menerangkan jika tetap tidak akan memaksakan ambisi. Menurutnya, akan sangat percuma dan terasa hambar sekalipun dia mencetak gol, namun disaat bersamaan SFC gagal memetik angka.

“Saya ingin mencetak gol. Tapi harus diiringi dengan kesuksesan SFC meraup angka. Akan percuma saya mencetak gol namun SFC kalah,” tutupnya.
TEKS: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *