75 Kursi Direbutkan 863 Bacaleg

dpr

Ilst.

PALEMBANG, KS-Sesuai jadual, hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) mengumumkan daftar calon sementara (DCS) bakal calon anggota anggota legislatif  (bacaleg) DPRD Sumsel periode 2014-2019.

Dari 864 bacaleg yang di daftarkan oleh 12 partai politik (parpol) di Sumsel, hanya ada satu bacaleg yang mengundurkan diri. Sehingga 75 kursi di DPRD Sumsel, bakal diperebutkan oleh 864 bacaleg.

Kabar ini disampaikan Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis, Herlambang saat dibincangi di sela-sela rekap suara pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Empat Lawang di sekretariat KPU Sumsel, Rabu (14/6).

Herlambang menyebut, semua bacaleg yang terdaftar dalam DCS itu sudah di verifikasi oleh KPU. Dari verifikasi itulah diketahui ada satu bacaleg yang mundur, karena berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).  “Dengan demikian, jumlah DCS yang diumumkan hari ini sebanyak 863 bacaleg,”jelas Herlambang.

Ditambahkan Herlambang, dengan adanya penundaan tersebut, maka parpol yang bersangkutan dapat mengajukan penggantian yang waktunya disesuaikan dengan tahapan.

Disinggung soal kuota perempuan, Herlambang mengatakan, semua parpol telah memenuhi kuota 30 persen maupun penempatannya. “Kalo untuk kuota perempuan tidak masalah. Tadinya memang ada yang psisinya tidak sesuai, tapi kita sudah panggil prtai yang bersangkutan dan minta dilakukan perbaikan. Tapi sekarang tidak ada masalah,” katanya.

Sebelumnya Herlambang menyebut, bacaleg yang tidak tercantum dalam DCS nantinya bisa masuk di daftar calon tetap (DCT). Itu di mungkinkan terjadi, karena ada masa sangahan dari masyarakat terkait status bacaleg tersebut.

Jika sanggahan masyarakat itu benar, maka bacaleg yang ada di DCS bisa di coret. “Parpol yang bacaleg nya dicoret, bisa mengganti dengan yang baru.  Parpol lah yang menentukan, bacaleg itu mendapatkan nomor urut berapa,” ujarnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Palembang, Wastu Wijaya menyebut nomor urut bacaleg pengganti harus sesuai dengan nomor urut bacaleg yang digantikan. KPU sambungnya, tidak akan lagi memverifikasi bacaleg pengganti tersebut.  Karenanya, bacaleg pengganti tersebut saat diajukan harus benar-benar sudah melengkapi persyaratan.

“Pengajuan penggantian bacaleg oleh parpol, diberikan dalam rentang waktu 26 Juli sampai 1 Agustus. Selama sepekan, 2-8 Agustus, KPU akan memverifikasi bacaleg pengganti yang diajukan. Kemudian pada 9-22 Agustus, penyusunan dan penetapan DCT. “23 Agustus, DCT diumumkan,” kata Wastu.

PALEMBANG, KS-Sesuai jadual, hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) mengumumkan daftar calon sementara (DCS) bakal calon anggota anggota legislatif  (bacaleg) DPRD Sumsel periode 2014-2019.

Dari 864 bacaleg yang di daftarkan oleh 12 partai politik (parpol) di Sumsel, hanya ada satu bacaleg yang mengundurkan diri. Sehingga 75 kursi di DPRD Sumsel, bakal diperebutkan oleh 864 bacaleg.

Kabar ini disampaikan Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis, Herlambang saat dibincangi di sela-sela rekap suara pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Empat Lawang di sekretariat KPU Sumsel, Rabu (14/6).

Herlambang menyebut, semua bacaleg yang terdaftar dalam DCS itu sudah di verifikasi oleh KPU. Dari verifikasi itulah diketahui ada satu bacaleg yang mundur, karena berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).  “Dengan demikian, jumlah DCS yang diumumkan hari ini sebanyak 863 bacaleg,”jelas Herlambang.

Ditambahkan Herlambang, dengan adanya penundaan tersebut, maka parpol yang bersangkutan dapat mengajukan penggantian yang waktunya disesuaikan dengan tahapan.

Disinggung soal kuota perempuan, Herlambang mengatakan, semua parpol telah memenuhi kuota 30 persen maupun penempatannya. “Kalo untuk kuota perempuan tidak masalah. Tadinya memang ada yang psisinya tidak sesuai, tapi kita sudah panggil prtai yang bersangkutan dan minta dilakukan perbaikan. Tapi sekarang tidak ada masalah,” katanya.

Sebelumnya Herlambang menyebut, bacaleg yang tidak tercantum dalam DCS nantinya bisa masuk di daftar calon tetap (DCT). Itu di mungkinkan terjadi, karena ada masa sangahan dari masyarakat terkait status bacaleg tersebut.

Jika sanggahan masyarakat itu benar, maka bacaleg yang ada di DCS bisa di coret. “Parpol yang bacaleg nya dicoret, bisa mengganti dengan yang baru.  Parpol lah yang menentukan, bacaleg itu mendapatkan nomor urut berapa,” ujarnya.

Sementara itu Komisioner KPU Kota Palembang, Wastu Wijaya menyebut nomor urut bacaleg pengganti harus sesuai dengan nomor urut bacaleg yang digantikan. KPU sambungnya, tidak akan lagi memverifikasi bacaleg pengganti tersebut.  Karenanya, bacaleg pengganti tersebut saat diajukan harus benar-benar sudah melengkapi persyaratan.

“Pengajuan penggantian bacaleg oleh parpol, diberikan dalam rentang waktu 26 Juli sampai 1 Agustus. Selama sepekan, 2-8 Agustus, KPU akan memverifikasi bacaleg pengganti yang diajukan. Kemudian pada 9-22 Agustus, penyusunan dan penetapan DCT. “23 Agustus, DCT diumumkan,” kata Wastu.

Teks      : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi




2 thoughts on “75 Kursi Direbutkan 863 Bacaleg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *