MOMENTUM QUARTER FINAL SFC U-21

DSCF1081

PALEMBANG | KS-Tinggal selangkah lagi menuju babak delapan besar kompetisi Indonesia Super League (ISL) U-21 2013, Sriwijaya FC (SFC)Junior ingin segera memastikan diri dengan memasang target dapat menang atas Persisko Tanjabbar U-21 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Rabu (12/5) malam ini, pukul 19.00 WIB.

Berada di posisi teratas klasemen sementara grup 1 dengan mengemas 10 poin dari empat laga yang telah dimainkan, SFC memang tinggal membutuhkan tiga poin lagi untuk lolos.

Meski tim yang berada di bawah yakni, runner up Persita Tangerang dengan perolehan tujuh poin, kemudian posisi ketiga yang ditempati PSPS Pekanbaru U-21 yang mengemas enam poin masih dapat menyalip, namun setidaknya jika kemenangan yang diraih, maka dipastikan SFC sebagai tim yang akan lolos menyandang status juara grup.

Artinya dari ketiga tim pesaing SFC itu hanya Persita saja yang masih memiliki peluang mengejar SFC, dari dua laga tersisa untuk masing-masing tim. Dengan catatan Persita selalu menang  di dua pertandingan, dan berharap SFC terpeleset di satu laga. Setidaknya SFC hanya mendapatkan dua angka.

“Laga melawan Persisko ini akan sangat menentukan posisi kita apakah akan menjadi juara grup atau tidak. Kalau kita menang maka bisa dipastikan juara grup akan kita pegang dan tidak bisa tergeser lagi,” kata pelatih SFC U-21, Eddy Iswantoro.

Eddy menjelaskan, kalaupun SFC kalah pada laga berikutnya yakni saat melawan PSPS Pekanbaru pada Sabtu (15/6) mendatang, maka tidak akan mempengaruhi posisinya lagi meski Persita menuai kemenangan di dua laga tersisa. Sekalipun pada akhirnya poin dari kedua tim ini sama tapi SFC akan lebih diuntungkan, karena Persita kalah dalam head to head.

Untuk itu, Eddy selalu mengingatkan jika anak asuhnya agar senantiasa menjaga mental bertanding. Tampil konsisten dan dapat melewati setiap hadangan lawan, termasuk Persisko dan PSPS yang berada di dua posisi terbawah.

“Saya berharap mental pemain tetap terjaga selepas mengalahkan Persita. Meski dalam pertemuan pertama kita menang lawan Persisko dan mereka pun belum pernah menang, tapi saya tetap minta pada anak-anak agar tidak meremehkan lawan dan wajib bermain serius,” tegas Eddy.

Demi mencapai target tiga poinnya itu, pihaknya tidak akan terlalu banyak mengotak-atik dari formasi pemain yang sudah ada. Dia akan tetap mengandalkan sebagian pemain ketika bertemu Persita, dan hanya merotasi satu atau dua pemain saja. Itupun dilakukan karena pemain oncak, Zalnando dan Arief Gangsar Patar sedang mengalami cedera engkel.

“Kita masih ada beberapa pemain pelapis yang juga kualitasnya tidak jauh berbeda dari pemain inti. Bahkan permainan Dere Halman saat menggantikan Arief yang cedera jauh lebih bagus. Dia mampu menunjukkan kekokohannya sebagai benteng dibarisan pertahanan,” ujarnya.

TEKS: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *