Jembatan Provinsi Rawan Amblas

jembatan-musi

Ilustrasi Jembatan Musi II | Dok KS

PAGARALAM, KS—Sejumlah jembatan yang ada di Kota Pagaralam,  tepat berada  di jalan Provinsi Sumatera Selatan, banyak mengalami kerusakan cukup parah pada bagian fondasi hingga amblas sekitar 30 centimeter dan belum juga dilakukan perbaikan.

Pantauan kabar Sumatera, Selasa (11/6) ada sekitar lima jembatan di jalan provinsi kondisinya mengalami kerusakan pada bagian fondasi dan beberapa sisi bangunan sudah tidak l;ayak lagi digunakan.

“Memang sejumlah kerusakan pada jembatan yang ada karena termakan usia dan perkembangan kota,  sehingga terjadi peningkatan arus kendaraan yang melalui jalur Pagaralam,” ungkap Kasat Lantas Polres Pagaralam AKP Herry Widodo SH, kemarin (11/6).

Menurutnya, jika mengamati dari pertumbuhan kendaraan terhadap kelima jembatan itu sudah tidak layak lagi untuk  dilalui kendaraan yang bertonase tinggi. Misalnya, truk fuso, bus angkutan kota antar provinsi (AKAP) maupun kendaraan pengakut alat-alat berat.

“Sementara letak jembatan ini tepat berada di jalur utama pusat Kota Pagaralam sehingga arus lalu lintas tiap harinya cukup padat,” terangnya.

Kelima jembatan tersebut, lanjutnya, terletak di Kelurahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan, lalu di Kelurahan Pagaralam, Kecamatan Pagaralam Utara. Kemudian   Dusun Sandarangin, Kecamantan Dempo Utara dan  dua lagi berada di Kelurahan Ulu Rurah.

“Bangunan jembatan itu rata-rata memiliki panjang 3 meter dengan lebar sekitar 4 meter dan merupakan bangunan lama sewaktu Pagaralam masih bergabung dengan Kabupaten Lahat,” terangnya lagi.

Kondisi jembatan itu, lanjut dia,  mulai terjadi penurunan dan tidak kuat lagi menahan beban berat akibat banyaknya angkutan batubara. Sementara jembatan itu sendiri setiap jam saja, sudah ada sekitar 10 truk dan fusso yang lewat.

“Dapat dibayangkan jika setiap hari ada ratusan truk dan bus pengangkut barang melitasi jembatan tersebut, sementara muatan tiap-tiap kendaraan ada yang mencapai diatas 12-15 ton. Sementara jalur ini merupakan akses utama, dan pastinya masyarakat takut bila rusak apalagi terputus,” seraya menambahkan jika diamati saat  truk dan bus melewati jembatan tersebut  akan terasa getaran cukup kuat dan dikhawatirkan kerusakan akan terus bertambah.

Saat dihubungi, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam, Ir Cikhan mengatakan,  memang ada beberapa jembatan yang posisinya berada di ruas jalan Provinsi Sumsel dengan kondisi yang sudah mulai rusak dan memerlukan perbaikan segera.

“Sejauh ini kita telah melaporkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) agar dapat segera dilakukan perbaikan terhadap sejumlah jembatan yang ada,” sebutnya.

Meski demikian, kata Cikhan, pihaknya sudah menurunkan petugas untuk melakukan pengecekan terhadap kerusakan jembatan tersebut dan nantinya akan dilaporkan kembali kepada Pemprov Sumsel agar dapat dilakukan perbaikan segera.

“Kondisi jembatan tersebut memang sudah tidak layak lagi jika dilihat dari pertumbuhan Kota Pagaralam saat ini.  Selain kondisi yang ada dinilai cukup sempit terdapat pula beberapa bagian pondasi sudah keropos tentunya hal dimaksud sangat memperihatinkan,” ujar Cikhan.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *