DerMa Tolak Hasil Rekapitulasi Suara

Tim-Koordinator-Saksi-DerMa,-Zulkarnain-(berdiri),-saat-menyampaikan-keberatan

Tim Koordinator Saksi DerMa, Zulkarnain (berdiri), saat menyampaikan keberatan | Foto : Dok KS

INDERALAYA, KS-Tim koordinator saksi pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru-Maphilinda (DerMa), Zulkarnain, menolak tegas untuk menandatangani hasil rapat pleno penghitungan perolehan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel di tingkat kabupaten, yang digelar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Kabupaten Ogan Ilir (OI), Selasa (11/6), kemarin di Kota Indralaya.

Penolakan tersebut lantaran adanya beberapa faktor temuan yang mengarah pada indikasi kecurangan khususnya  di Kecamatan Inderalaya Selatan.

Bahkan, tim koordinator DerMa menilai, temuan kecurangan tersebut sangat prinsif dan hampir sama dengan temuan di beberapa kabupaten yang mengindikasikan kecurangan tersebut secara sistemik.

Tim Koordinator saksi DeMa, Zulkarnain, usai rekapitulasi perhitungan suara mengatakan, pihaknya sengaja enggan menandatangani hasil rekapitulasi suara lantaran banyak temuan indikasi kecurangan dalam Pemilukada.

“Ya, banyak kejanggalan yang kami temukan, khusunya di TPS 1,2,3 dan  4 desa Sukaraja lama Kecamatan Inderalaya Selatan,” ucapnya.

Menurutnya, temuan-temuan tersebut yakni, di TPS 1 C1 KWK ditangan saksi beda dengan salinan C1 KWK yg ada di panwascam, selanjutnya saksi di TPS 2 dan 3 tidak diberi C1 KWK asli. Selain itu adanya pemalsuan tanda tangan saksi. Lalu saksi di TPS 4 mendapat empat set C1 KWK yang isinya berbeda-beda.

“Tidak hanya itu pada saat proses rekapitulasi ditingkat Kabupaten, ditemukan juga kotak suara dalam kondisi tidak bersegel untuk Kecamatan Inderalaya Utara,” terangnya.

Ironisnya lagi, sambung Zulkarnain, usai pemungutan suara dan sebelum proses perhitungan dilakukan ditingkat TPS, saksi disuruh pulang dan kembali ke TPS jam 3 sore. “Ini kan aneh dan janggal,” tanyanya.

Untuk itu, masih kata Zul, dengan adanya temuan tersebut, pihaknya sudah melaporkan kepada pihak panwascam Inderalaya Selatan di samping akan berkoordinasi dengan kuasa hukum DerMa.”Ya, tentunya kita akan lakukan upaya hukum sampai ke tingkat yang paling tinggi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua KPU OI, Amrah Muslimin menanggapi hal tersebut mengatakan, siapa pun saksi dari pasangan calon yang merasa keberatan silahkan mengajukan keberatan tersebut.

“Pada prinsipnya kami menerima keberatan dari saksi pasangan calon. Jika ada temuan, silahkan lapor ke Panwaslu dengan menyertakan alat bukti yang kuat,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Panwaslu OI, Syamsul Alwi mengatakan, pihaknya saat ini tengah menangani masalah tersebut. Menurutnya, tim investigasi sudah turun ke lapangan untuk menelusuri temuan tersebut.

“Ya, kita sudah ke Panwascam Indralaya Selatan untuk meminta keterangan dan data-data. Intinya, siapa yang melapor ke Panwaslu. Kita akan tindaklanjuti laporan tersebut,” singkatnya.

Usai mengahadiri rekapitulasi perhitungan suara, tim DerMa langsung menuju Panwascam Inderalaya Selatan dengan membawa para saksi di empat TPS yang bermasalah.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor         : Dicky Wahyudi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *