LASKAR WONG KITO BERPESTA

KUNINGAN | KS-Sriwijaya FC (SFC) akhirnya berpesta. Klub Laskar Wong Kito ini berhasil memangkas jarak dua tim teratas, Arema Cronous tinggal tiga poin dan Persipura Jayapura terpaut menjadi 12 poin.

Pada pertandingan Senin (10/6), SFC mampu mempercudangi Persita Tangerang 4-2 di kandang lawan, Stadiion Mashud Wisnu Saputra. Hasil ini tak hanya membuat posisi tiga SFC aman, namun sekaligus membuat Persita semakin terpuruk di zona degradasi dengan baru mengumpulkan 20 poin dari 23 laga. Sementara SFC telah mengumpulkan 45 poin dari jumlah satu laga lebih sedikit.

Empat gol Laskar Wong Kito masing-masing oleh Tantan menit ke-8, Herman Dzumafo Epandi menit ke-64 lewat dan 82 serta Erick Weeks dua menit setelah gol kedua Dzumafo. Sedangkan dua gol Persita tercipta lewat Cristian Carrasco menit lewat penalti dan Sirvi Arfani menit ke-80.

Pelatih SFC, Kas Hartadi mengatakan cukup puas dengan hasil tersebut. Sebab SFC mampu memangkas jarak terhadap pemuncak klasemen dan menjaga peluang juara. Dan kemenangan tersebut merupakan buah kesabaran para pemain dalam mencari kemenangan.

“Istruksi berjalan sesuai rencana. Kami mencoba sabar dan hari ini (kemarin-red) meraih hasilnya. Menang dan menjaga asa juara,” kata Kas Hartadi.

Sementara pelatih Persita, Giman Nurjaman cukup kecewa. Istruksi tidak jalan, dan dia mengakui jika SFC memang layak menang karena bermain lebih tenang. “Secara mental kami akui kami kalah. Dan kami bermain lebih terburu-buru. SFC layak menang,” terangnya.

Pada pertandingan ini, SFC mengawali laga dengan sangat baik. Meski tidak langsung menekan tuan rumah, namun tim tamu mampu mencetak gol cepat ketika memasuki menit ke delapan. Berawal dari tendangan pojok yang dieksekusi Erick Weeks Lewis, Tantan sukses mengkonversi peluang menjadi gol.

Dengan tendangan first time, penjaga gawang Persita, Reky Rahayu hanya bisa terdiam melihat gawangnya dirobek bomber bertubuh gembal. 1-0 tim tamu memimpin.

Terlecut dengan gol cepat di kandang lawan, SFC yang termotivasi memangkas jarak dengan dua tim teratas, yakni Persipura Jayapura dan Arema Cronous mencoba mencari gol kedua. Berulang kali duet penyerang Tantan dan Herman Dzumafo Epandi menteror barisan pertahanan Persita yang dikawal Luis Edmundo Cs.

Bahkan, tak jarang pemain-pemain tengah, mulai dari Erick Weeks, Diego hingga Ponaryo juga turut membantu demi mencari gol kedua dan menggantikan keunggulan. Sayang, tidak satupun yang mampu mengelabuhi Reky Rahayu untuk kali kedua di paruh pertama.

Justru pada sisa waktu babak pertama tuan rumah yang mampu menyamakan kedudukan melalui titik putih dimenit ke-36. Lee Dong-Won yang melakukan pelanggaran terhadap penyerang Persita Sirvi Arfani tanpa ampun diganjar wasit Hadiana dengan hadian penalti.

Cristian Carrasco yang maju sebagai algojo dengan tenang memperdaya penjaga gawang SFC, Rivky Mokodompit yang telah mati langkah. Kedudukan berubah sama kuat, 1-1 dan bertahan hingga jeda.
Memasuki paruh kedua, SFC yang coba tampil lebih trengginas coba mengganti Diego Michiels yang tampil kurang greget untuk digantikan Ramndani Lestahulu. Hasilnya terbilang tepat karena sejak Ramdani masuk SFC tampil lebih dominan menekan ke jantung pertahanan.

Dan, tak perlu menunggu lama, pada menit ke-64 SFC sudah mampu mampu unggul kembali dengan proses yang sama dengan gol Persita yakni dari kotak penalti yang diawali pelanggaran terhadap Tantan. Dzumafo yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugas dengan baik.

Seakan tak puas hanya unggul dengan satu gol, SFC tidak mengendurkan tekanan. Meski kedudukan sempat kembali disamakan lewatan sepakan Sirvi Arfani di sepuluh menit akhir, namun gol kedua Dzumafo dua menit setelahnya melalui sundulan mengendurkan mental Persita. Dan gol keempat tim tamu lewat Erick Weeks enam menit jelang bubaran mengunci kemenangan SFC atas Persita, 4-2.

Line up

Persita: Riky Rahayu, Luis Edmundo, Domminggus Fakdawer, Zikri Akbar, Firdaus Ramadhan, Kim Dong Chan, Na Byung Yull, Ade Jantra Lukmana, F. Bastos, Cristian Carrasco, Sirvi Arvani.

Sriwijaya FC: Rivky Mokodompit, Mahyadi Panggabean, Abdul Rahman, Lee Dong-Won, Fandy Mochtar, Dodok Anang Zuanto, Ponaryo Astaman, Diego Michiels, Erick Weeks Lewis, Tantan, Herman Dzumafo Epandi.
TEKS/FOTO: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *