Bangunan SDN 15 Gunung Megang Memprihatinkan

MUARA ENIM,  KSBangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 yang terletak di Jalan Puyang Melur No.4 Dusun III Desa Dalam Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) ini terbuat dari dinding papan. Didirikan sejak tahun 1972 dan belum pernah di rehab membuat bangunan sekolah SD Negeri 15 Gunung Megang ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Senin (10/6/2013), tampak beberapa bangunan terlihat sudah sangat tua dan berlobang. Dinding bangunan pun telah habis dimakan usia dan dimakan rayap, bahkan di salah satu atap ruang kelas dalam kondisi jebol, dinding pemisah antara kelas satu dan yang lainnya juga tampak jebol. Tak hanya itu kondisi meja dan bangkunya juga tampak sudah banyak yang patah.

Menurut Kepala Sekolah SD Negeri 15 Gunung Megang, Sumartina ketika ditemui mengatakan, pihaknya sangat prihatin atas kondisi bangunan sekolah yang ada disini.

“SDN ini memang bangunan lama, jadi ya beginilah keadaannya, sejak saya masuk ke sekolah ini, kondisinya sama saja seperti ini, mau tidak mau kita masih tetap pakai, karena anak-anak membutuhkan ruangan untuk belajar,” terang Tina sapaan akrab wanita yang baru 2 bulan menjabat sebagai Kepala SD Negeri 15 Gunung Megang ini.

Tak hanya itu, menurutnya, jika hujan biasanya air menggenang di halaman sekolah dan sudah menjadi santapan sehari-hari bagi para siswa dan guru yang mengajar.

Sementara itu Darman, mantan Kepala SD Negeri 15 ketika ditemui juga mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya pernah mendapat tawaran untuk dana rehab bangunan sekolah.

“SDN 15 sudah sering ditawari untuk di rehab melalui dana swakelola, tetapi kita tolak, karena dana yang ditawarkan hanya sekitar Rp237 juta, sedangkan bangunan sekolah kita ini kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk di rehap, tetapi harus di bangun total. Dengan dana segitu tidak akan cukup, dari pada nantinya malah terbengkalai, makanya saya tolak,” tuturnya.

Darman menambahkan, kemungkinan SDN 15 Gunung Megang ini menjadi satu-satunya sekolah yang ada di Kecamatan Belimbing yang masih menggunakan dinding papan.

Sementara itu, Nindiya seorang guru mengatakan, terkadang merasa tak nyaman mengajar dengan kondisi bangunan sekolah seperti itu. Seperti dinding pemisah antara kelas yang satu dan yang lainnya sudah banyak yang jebol. “Suara anak-anak di kelas sebelah sangat berisik, karena suaranya tembus ke ruangan saya mengajar, itu sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Muara Enim melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas), Izroni Ilyas, S.Pd mengatakan bahwa pihaknya belum mengetahui secara detail kondisi bangunan SDN 15 Gunung Megang. “Jika memang seperti demikian kami akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan, akan kita lihat bagaimana kondisi sebenarnya,” ucapnya.

Menurutnya, jika kondisinya memang sangat memprihatinkan pihaknya akan segera menindak lanjuti.

“Kita akan tindak lanjuti, tapi kita lihat dulu di lapangan, kami akan menurunkan tim untuk mengecek langsung ke lokasi,” pungkasnya.

 

Teks: Indra S Haris

Editor: Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *