Bermodus Tukar Tambah, Tiga ABG Ditangkap

HL-jeruji

Tiga Anak Baru Gede (ABG) | Foto : Oscar KS

PALEMBANG, KS –Tiga Anak Baru Gede (ABG), terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian, Mapolresta Palembang lantaran telah melakukan pencurian di Pasar Cinde, Minggu (9/6) pukul 08:00 WIB.

Ketiga ABG tersebut yakni , Yuda Wibowo (16), Amdani (15) dan Dani Wastian (15), yang merupakan warga Jalan Robani Kadir, Gang Luhut, No 06, RT 15, Kelurahan Plaju, Kecamatan Plaju, Palembang.

Ketiganya lantaran mencuri satu unit handphone merek Movi warna putih bermodus tukar tanbah, milik Chandra Dinata (27) warga Jalan Radial Blok 16 RT 34 RW 09 Kelurahan 24 Ilir saat berjualan di Pasar Cinde.

 

Sayangnya, salah satu pelaku FN (DPO) berhasil melarikan diri. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar Rp 700 ribu.

Informasi yang didapat, saat itu tiga ABG mendatangi toko korban untuk melakukan tukar tambah HP. Rupanya, tukar tambah tersebut ialah modus untuk mengelabui pemilik toko.

Saat korban lengah, pelaku saling oper HP merek Movi dan salah satu pelaku yang masih buron FN langsung melarikan HP tersebut.

Dihadapan petugas piket SPKT Polresta Palembang, korban menjelaskan kalau aksi para pelaku ini bermula dari berpura-pura tukar tambah. Lalu handphone dilarikan salah satu pelaku FN (DPO).

“Mereka ini pura-pura mau tukar tambah, lalu saling over dan melarikan handphone merek Movi milik saya. Akibat itu, saya mengalami kerugian sebesar Rp 700 ribu,” terang korban sembari menjelaskan kalau dirinya sudah tiga tahun membuka usaha.

Sementara itu, tersangka Amdani mengaku kalau dirinya tidak tahu kalau temannya, FN membawa kabur handphone korban. “Aku dak tau pak kalau dio nak bawa lari hp kakak itu,” terang anak kedua dari empat bersaudara ini.

Sedangkan tersangka Dani mengaku kalau dirinya bermaksud menukar tiga handphone miliknya dengan handphone merek Movi yang dipajang korban. “Rencana dua handphone Nexian dan Nokia milik saya akan ditukar tambah dengan hp touch milik korban. Saat dipegang FN, ternyata dilarikannya,” beber bungsu dua bersaudara ini sambil menuturkan kalau dirinya sudah mempersiapkan uang sebesar Rp 50 ribu untuk tukar tambah handphone tersebut.

Tersangka Yudha mengaku kalau dirinya tidak ikutan mencuri. “Semula saya mau ke BKB pak, tapi teman saya datang ke rumah dan mengajak saya ke Cinde. Sungguh pak, saya tidak tahu,” kilah pelajar kelas dua SMP ini.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Sabaruddin Ginting  melalui Kasat Reskrim, Kompol Djoko Julianto  membenarkan adanya pristiwa pencurian tersebut. “Mereka sedang menjalani pemeriksaan anggota kami, sementara anggota kami yang lain sedang mencari keberadaan pelaku lainnya yang di sebut-sebut mereka F,” ungkap Djoko.

Teks/foto : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *