Ratusan Massa Kepung Panwaslu Banyuasin

BANYUASIN/KS-Ratusan massa dari lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin mengepung kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Kabupaten Banyuasin Jumat (7/6), kemarin.

Pengepungan tersebut dilakukan untuk menuntut Panwaslu Banyuasin segera mengambil sikap dan merekomendasikan ke Komsi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Banyuasin untuk mendiskualifikasi pasangan calon nomor urut 1, Yan Anton Ferdian-SA Supriono (YAN-SAS), terkait banyaknya temuan dugaan pelanggaran yang dilakukan pasngan calon tersebut.

Kelima pasangan calon penggugat itu yakni H. Arkoni, H Hazuar Bidui, H Askolani, H Slamet serta Agus Saputra turut hadir ditengah kerumunan massa yang memadati kantor Panwaslu. Kelima paslon menyatakan satu sikap menuntut pendiskulifikasian paslon yang curang.

“Kecurangan jelas mereka lakukan, jangan cederai Pemilukada. Cepat rekomendasikan tuntutan kami,” seru H Arkoni dalam orasi politiknya.

Desakan percepatan pengeluaran rekomendasi diskulifikasi juga diserukan Tokoh Masyarakat Banyuasin Alamsyah Hanafiah, dr Burlian Abdullah, H Kaharudin Aziz, Adenan Abdul Somad. Melalui Jubir,  Alamsyah Hanafiah meminta Panwaslu merekomendasikan calon nomer 1 untuk di diskualifikasi.

“Ini bukan usulan teamses atau pendukung namun usulan kandidat langsung. Panwaslu sudah sewajarnya cepat merekomendasikan. Biarlah KPUD yang menentukanya,” tegas Alamsyah.

Hal senada diungkapkan  dr Burlian Abdullah. Menurutnay, Panwaslu Banyuasin harus segera menyatakan sikap demi kepastian hukum Pemilukada Banyuasin. “Ini demi rakyat dan legitimasi kepemimpinan selanjutnya,” tegasnya.

Pantauan Kabar Sumatera, hingga pukul 20.30 WIB, ratusan masa masih tetap bertahan dan mengepung kantor Panwaslu dengan melakukan orasi. Massa  meminta Panwaslu segera melakukan pleno dan memberikan rekomendasi pendiskualifikasian kandidat calon nomor 1.

Massa juga mengancam akan terus bertahan sampai keputusan tegas diberikan Panwaslu.

Panwas Keluarkan Rekomendasi Diskualifikasi

Setelah melalui rapat dan perdebatan panjang, antara kelima kandidat calon Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin dan Panwaslu Babupaten Banyuasin, akhirnya  sekitar 21.00 WIB, Panwaslu mengeluarkan surat rekomendasi diskualifikasi pasangan Yan Anton Ferdian Dan SA Supriyono kepada KPUD Banyuasin.

Demikian prihal ini disampaikan Calon Nomor urut 4 Askolani kepada para pendemo seusai melakukan rapat bersama ketua dan sejumlah anggota. “Sebentar lagi Panwas akan mengeluarkan surat rekomendasi diskualifikasi” ujar Askolani.

Namun, lanjutnya, surat tersebut tidak mempunyai kekuatan karena yang punya wewenang untuk mendiskualifikasi adalah KPU. “Kita gempur KPU,” sambut para pendemo

Sementara itu Ketua Panwaslu Kabupaten Banyuasin Heri Ariansya mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi diskualifikasi. “Surat diskualifikasi itu telah kami sampaikan kepada seluruh pasangan calon,” pungkas Heri sembari meninggalkan kerumunan masa.

Masa akhirnya mengarak surat suara itu ke KPU Banyuasin

Teks : Diding Karyadi

Editor : Junaedi Abdillah




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *