Areal Parkir di BKB Diperluas

PALEMBANG, KS-Untuk meminimalisir kepadatan kendaraan yang parkir sembarangan, bahkan memakan badan jalan protokol, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana memperluas areal parkir di kawasan wisata Benteng Kuto Besak (BKB).

Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan, Pengendalian Operasional (Wasdalops) Dishub Kota Palembang, Pathi Riduan mengatakan, wacana ini dilakukan untuk meminamalisir angka kepadatan kendaraan yang parkir sembarangan.

Apalagi kata Pathi, pemerintah tidak lagi mengembangkan jaringan jalan tapi lebih mempioritaskan angkutan massal. Sehingga Dishub menggagas perluasan area parkir, yang akan dilakukan mulai dari Taman Nusa Indah di bawah Jembatan Ampera hingga ke pangkal BKB,tepatnya depan River Side Restauran.

“Pagar pembatas parkir progresif di Taman Nusa Indah, Monpera, dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, akan dibongkar agar parkir akan terkoneksi. Apalagi pengelolaan parkir di kawasan BKB tersebut, sudah diserahkan kepada Dishub sejak dua bulan belakangan,”jelas Pathi ketika dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (7/6).

Dengan begitu menurut Pathi, kawasan parkir ini akan lebih luas sehingga mampu menampung kendaraan lebih kurang sebanyak 1.500 kendaraan. Sementara pelataran BKB sebutnya, tidak akan diganggu karena sudah di fungsikan sebagai pusat kegiatan masyarakat.

“Namun, kami tetap akan memperhatikan kebutuhan fasilitas umumnya, seperti jalur pejalan kaki dan penghijauan di kawasan tersebut,”bebernya.

Lebih jauh Pathi menjelaskan, sistem parkir ini nantinya akan terkoneksi dengan sistem tiket bus rapit transit (BRT) Trans Musi. Dishub, sudah berkoordinasi dengan PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) selaku pengelola Trans Musi.

Ia menyakini, cara ini akan mendorong masyarakat agar mau menggunakan fasilitas Trans Musi.  “Kami sudah berkoordinasi dengan PT SP2J yang mengelola smart card sebagai alat pembayaran BRT Trans Musi,”ujarnya

Masih kata Pathi, dalam sistem tersebut masyarakat tetap diperbolehkan melintas di kawasan parkir tanpa dikenakan biaya masuk. Sementara angkutan kota (angkot), juga bisa melintas di kawasan parkir tanpa biaya. “Masyarakat pejalan kaki dan angkot, boleh masuk tanpa membayar distribusi,”tukasnya

Teks     : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi




One thought on “Areal Parkir di BKB Diperluas

  1. Eka Rija Mishayati

    masyarakat gak akan parkir kalo gak ada tukang parkir, jadi yang harus ditertibkan tukang parkir liarnya (yang dak resmi). ayo cepet ditertibkan lah, belum lagi premanisme copet tukang palak yang sangat meresahkan warga banyak berkeliaran di bawah ampera khususnya musim liburan lebaran.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *