Quick Count OKI, Iskandar-Rivai Unggul

PALEMBANG, KS-Pasangan Zaitun Mawardi-Herman Thalib, mengalami peningkatan elektabilitas yang luar biasa dalam pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Ogan Komering Ilir (OKI). Dari hasil survey sejumlah lembaga survey, pasangan ini awalnya elektabilitasnya hanya 14 persen namun pada pemungutan suara meningkat menjadi 23 persen.

Namun sayang menurut Direktur Eksekutif Pusat Kajian Pembanguan dan Kebijakan Strategis (Puskaptis), pasangan nomor urut 3 itu dari hasil perhitungan cepat  (quick count) terhadap hasil pemungutan suara pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), belum mampu mengejar pasangan Iskandar-M Rivai.

“Pasangan Iskandar-M Rivai, dari perhitungan cepat yang kita lakukan unggul dengan  30,21 persen. Dibawahnya pasangan Tartila Ishak-Arif Akhad 27,97 persen, Zaitun -Herman 24,22 persen, Yusuf Mekki-Tri Kuncoro 13,59 persen, Sri Anggraini -Suyahman 2,31 persen dan pasangan Bahir-Baharuddin 1,74 persen,” jelas Husin, Kamis (6/6).

“Data ini, kita dapatkan dari hasil quick count dengan sample di 220 desa atau kelurahan di 18 kecamatan di Kabupaten OKI melalui metode multistage random sampling, dengan margin error satu persen dan tingkat kepercayaan 95 persen,” sambungnya.

Hasil ini juga sebutnya, diluar prakiraan. Awalnya dari hasil survey mereka kata Husin, elektabilitas pasangan Tartita- Arif yang paling tinggi. Namun di masa tenang, pasangan Tartila-Arif tidak berhasil mempertahankan itu.  “Justru ada peningkatan elektabilitas pasangan lain, termasuk pasangan Zaitun-Herman T sehingga menggerus suara pasangan Tartila-Arif,” ungkapnya.

Pendapat yang sama disampaikan Manager Pengolahan Data Divisi Survei Jaringan Survey Indonesia (JSI), Sukanta yang dibincangi terpisah. Ia menyebut, hasil quick count mereka yang dilakukan dengan mengambil sample di 296 TPS yang tersebar di 18 kecamatan di OKI.

Hasilnya, pasangan Iskandar-M Rivai unggul dengan 31,46 persen. Diikuti pasangan Tartila-Arif 25,46 persen, kemudian pasangan nomor urut 3 Zaitun Mawardi-Herman Thalib dengan 23,09 persen.

Kemudian pasangan nomor urut 6 Yusuf Mekki-Tri Kuncoro dengan 15,7 persen, lalu pasangan nomor urut 2 Sri Anggarani-Suyahman dengan 2,59 persen dan terakhir pasangan nomor urut 1 Bahir Alamsyah – Baharudin dengan 1,7 persen.

“Kalau dipetakan, pasangan Iskandar-Rivai unggul di zona OKI I, Kota Kayuagung, Pedamaran, Pedamaran Timur, Tanjung Lubuk, Teluk Gelam, dan di zona OKI II meliputi, Jejawi, Pampangan, Pangkalan Lapam dan Sirah Pulau Padang,” kata Sukanta.

“Sementara zona OKI 3 meliputi Air Sugihan, Cengal, Tulung Selapan dan zona 5, Lempuing dan Lempuing Jaya dikuasai pasangan Zaitun Mawardi-Herman Thalib, sementara pasangan Tartila Ishak-Arif Akhadi hanya menguasai zona OKI 4, meliputi Mesuji, Mesuji Makmur, Mesuji Raya dan Sungai Menang,” bebernya.

Sukanta mengatakan, dari hasil quick count diperkirakan partisipasi pemilih di OKI cukup tinggi sebesar 77,66. “Quick count ini bukanlah hasil akhir, karena kami tetap mengacu pada hasil rekapitulasi di KPU OKI, namun dapat dipastikan sesuai hasil quick count yang kita lakukan pilkada OKI hanya berlangsung satu putaran,” imbuhnya.

Direktur Program dan Pemenangan JSI, Popon Lingga Geni menambahkan, hasil quick count OKI, diluar dugaan JSI. Pasalnya, di beberapa survey sebelumnya, pasangan Tartila – Arif Akhadi masih mengungguli pasangan lainnya.

“Hasil survey yang kita lakukan tanggal 31 Mei sampai 2 Juni, sebenarnya pasangan Tartila-Arif Akhadi masih unggul jauh sebesar 13 persen atau diangka 40 persen lebih, namun, yang menarik hasil quick count ternyata pasangan ini kalah dari pasangan Iskandar-Rivai. Kami perkirakan, kekalahan Tartila-Arif ini disebabkan karena mereka tidak mampu mempertahankan suara pemilih militannya,” tukasnya.

Teks        : Dicky Wahyudi
Editor    : Imron Supriyadi




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *