Jufrianto Berharap Jalani Debut Timnas

Jufrianto

Jufrianto | KS

PALEMBANG | KS-Kesempatan menjalani debut bersama timnas Indonesia kini telah di depan pemain bertahan Sriwijaya FC (SFC), Ahmad Jufrianto. Setelah enam tahun lalu gagal menjalaninya, kini pada kesempatan kedua panggulan timnas, pemain asal Tangerang tersebut berharap segera menjalani debut berseragam timnas Garuda.

Termasuk dalam 21 daftar nama pemain yang dipanggil Badan Timnas (BTN) Indonesia melalui rekomendasi pelatih Jacksen F. Thiago, Jufrianto sangat berpeluang besar menjalani partai perdananya bersama timnas Indonesia kala menghadapi timnas Indonesia dalam partai persabahabatan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jum’at (7/6) malam ini.

Melihat statistik yang dibukukan pemain berusia 26 tahun tersebut sepanjang musim ini, peluang tersebut sangatlah terbuka lebar. Bermain taktis tanpa kompromi, Jupe (demikian dia disapa) yang musim ini semakin dipercaya di tim utama Laskar Wong Kito menjadi salah satu pemain dengan peran penting baik dipertahanan maupun lini tengah.

Dari total bermain pada 18 partai dengan durasi 1566 menit, dia merupakan salah satu pemain yang penampilannya sangat stabil. Maka tak heran, sangat penampilan mempersonanya bersama klub musim ini mendapat ganjaran berseragam timnya tidak ingin disia-siakannya begitu saja.

Dan berharap bakal mendapat jatah bermain untuk menjalani debut perdana. Baik sebagai starter maupun sebagai pemain pengganti. “Melawan Belanda, saya sangat berharap bakal menjalani debut bersama timnas. Ini tidak mudah, tapi saya berharap kesempatan itu ada,” kata Jufrianto.

Selain sangat bernafsu membela timnas, Jufrianto menyebut menjadi sebuah kesempatan yang langka dapat menjalani debut melawan salah satu tim raksasa dunia. “Tentunya kala berada satu Lapangan menghadapi pemain top seperti Robin van Persie, Wesley Sneijder, maupun Arjen Robben, itu akan sangat berarti. Dan ini tidak akan terlupa,” terangnya.

Kendati demikian, Jufrianto menuturkan tetap menyerahkan sepenuhnya keputusan terhadap pelatih apakah dirinya diberi kesempatan atau tidak. Sekalipun nantinya tidak mendapat kesempatan, mantan punggawa Arema Indonesia tersebut pun tidak akan berkecil hati.

Sebab mendapat penghargaan dipanggil timnas saja dia mengaku sangat senang. Karena kualitas dari kerja kerasnya diakui dan diganjar dengan seragam merah putih yang belum tentu dikenakan semua pemain Indonesia.

“Ini merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri. Sekalipun nantinya tidak mendapat kesempatan saya tetap tidak akan berkecil hati. Semua keputusan ada di pelatih,” ungkap Jufrianto.

Sebagai informasi, sejatinya Jufrianto bukanlah nama baru di timnas Indonesia. Sebab, sebelum kembali mendapatkan panggilan kali ini dia sudah pernah mendapatkannya pada 2007 silam.

Kala itu, Indonesia yang dilatih Ivan Venkov Kolev memanggilnya untuk melengkapi skuad pada gelaran Piala Asia. Dia dipanggil guna menggantikan posisi Firmansyah yang saat itu mengalami cedera. Sayang, dia tidak sempat menjalani debut hingga kini kembali mendapat panggilan.

TEKS:SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *