Jembatan Jalan Baru Telkom Mulai Dikerjakan

PALI | KS-Jalan Baru (Telkom) Kelurahan Talang Ubi Timur Kecamatan Talang Ubi, yang sering dikeluhkan warga tidak lama lagi akan bisa dilalui. Jembatan yang putus akibat besi jembatan keropos kini mulai diperbaiki. Besi-besi itu diangkat kemudian diganti baru.

Inilah pengamatan KabarSumatera saat melalui jalan tersebut. Jalan yang menghubungkan Simpang Lima Pendopo dengan Bukit Tudung itu selama ini tidak dapat dilalui akibat jembatannya terputus.

KabarSumatera yang meninjau jalan ini, Rabu (5/6) mendapati sebuah ekscavator sedang membongkar seluruh pipa-pipa besi yang menjadi badan jembatan. Sambil mengangkat pipa-pipa tersebut, alat berat itu juga mengeruk pangkal jembatan untuk memperkuat pondasi.

“Lobangnya kita keruk dan kita perdalam, lalu kemudian kita bentangkan pipa panjang dan kemudian ditimbun tanah. Nanti juga kita pasang bronjong dari plat. Sehingga jembatan menjadi lebih kokoh. Untuk teknis detailnya saya kurang tahu. Yang jelas, sudah empat hari ini jembatan tersebut kita kerjakan,” ujar Ferdinan Gumay, Humas KSO Benakat Barat Petroleum (BBP) kepada KabarSumatera di ruang kerjanya.

Menurut Ferdinan yang didampingi Kepala Security, Nuh Ulian, bahwa perbaikan jembatan itu sendiri merupakan bantuan dari pihak Pertamina EP Asset 2 Field Pendopo dan KSO BBP. Target pengerjaan perbaikannya (estimasinya) selama 25 hari.

“Estimasi pekerja kita 20hari, tapi kita beri waktu 25 hari agar pengerjaannya lebih bagus” tambah Ferdinan.

“Sebelumnya kita buat kesepakatan dengan Pertamina. Kita  disuruh milih, apakah pekerjaan (perbaikan) ataukah pilih bahan (material). Dengan opsi itu, kita sendiri memilih pengerjaan. Untuk material dan alat beratnya, Pertamina yang menyediakan,” ungkap Ferdinan.

Dituturkan dia, bahwa kondisi jembatan di Jalan Baru Telkom tersebut memang sudah mengkhawatirkan. Selain kondisinya yang sudah tak bisa dilalui lagi lantaran ada lubang yang menganga di pangkal jembatan, juga demikian dengan kondisi fisik jembatan itu sendiri. “Kondisinya (jembatan,red) la tegantung. Makanya nanti kita buat tiang baru kerucut, yang ditanam lagi,” ungkapnya.

Lalu bagaimana dengan besi-besi lama jembatan tersebut? Menurut Ferdinan, awalnya besi-besi ini ingin diminta oleh masyarakat. Namun, pihaknya tidak bisa serta merta memberikannya begitu saja. Karena besi-besi tersebut punya Pertamina.

“Bongkaran besi lama akan kita laporkan dan serahkan ke Pertamina. Masyarakat sekitar kami ajak ikut andil dalam pengerjaan jembatan tersebut dengan menjadi PK (petugas keamanan). Yang jelas jembatan tersebut akan kami bikin seperti mulanya bahkan akan dibuatkan pagar pengaman di sisi kanan/ kiri jembatan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Public and Government Relation Staff Pertamina EP Pendopo Field, Turjasari, mengatakan, bahwa dalam hal perbaikan jembatan di jalan baru Telkom tersebut pihaknya bakal mengajak sharing perusahaan terkait untuk perbaikannya.

Sebelumnya, jalan tersebut dikeluhkan oleh Tokoh Presidium Pali, H Iskandar Anwar SE. Buruknya jalan tersebut diskusikan dengan Penjabat Bupati Pali, Ir H Heri Amalindo MM.

Setelah ditinjau, akhirnya disepakati jalan tersebut dikerjakan oleh PT Pertamina dan KSO BBP.

 

Teks     : Indra Setia Haris

Editor : Sarono P Sasmito




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *