Perkaya Wawasan Tanpa Mengurangi Aqidah

Penandatanganan-Kerjasama-Fakultas-ushuluddin-dan-Pemikiran-Islam-dengan-Barukh-Ministry

Penandatanganan Kerjasama Fakultas ushuluddin dan Pemikiran Islam dengan Barukh Ministry.

Saya sedih, dari dahulu sampai sekarang agama-agama samawi di dunia khususnya di Indonesia masih belum menampakkan kekompakan. Masih banyak pergesekan-pergesekan antar agama hingga menjurus perbuatan-perbuatan yang seharusnya tidak layak terjadi atau yang tidak kita inginkan. Dengan pertemuan ini, dapat terjalin silaturrahmi antara kita sesama makhluk Tuhan. Mari kita memperkaya budaya tanpa mengurangi akidah masing-masing” ujar (Dr Abuna Andrias Ketua Barukh Ministry (Lembaga Pasteur Jakarta)

Suasana ruang Munaqashah Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam IAIN Raden Fatah Palembang, pagi kemarin, Selasa (4/5) di penuhi oleh ratusan orang. Ruangan itu nyaris tak lagi bisa menampung peserta yang terus bertambah. Kedatangan ratusan mahasiswa dan beberapa civitas akademika kampus IAIN Raden Fatah Palembang ini, khususnya di lingkungan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam ini, tak lain untuk mengikuti Kuliah Umum Kristologi. Kali itu, hadir sebagai pembicara Dr Abuna Andrias, Ketua Barukh Ministry (Lembaga Pasteur Jakarta).

Membludaknya mahasiswa yang hadir, disebut oleh Dr. Alfi Julizun Azwar, M.Ag, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam IAIN Raden Fatah Palembang, merupakan hal yang sangat wajar. Sebab menurut Alfi, kuliah umum ini bagi mahasiwa yang mendalami agama dan Perbandingan Agama (PA) di fakultas ini sangat penting untuk pengembangan wawasan dan keilmuan.

“Mahasiswa memang wajib mendengar dan memahami, terutama berkaitan dengan tema di kuliah umum ini. Sebab Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam membicarakan masalah agama dan pemikiran Islam. Pada intinya, acara ini akan melihat titik temu tentang monoteisme Abraham, yaitu three agama Abraham, Yahudi, Kristen dan Islam. Kita akan mendapatkan informasi, data-data dari sumber pertama dari agama Kristen ini. Nah itu akan menjadi bahan perbandingan, tentang benar dan tidaknya yang kami terima selama ini tentang sejarah Kristen. Itu  yang sebenarnya menjadi target dari kuliah umum ini,” ujarnya kepada Kabar Sumatera, Selasa (4/5).

Alfi menambahkan, acara ini merupakan ajang silaturrahmi dan kesepakatan kerjasama antara Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam IAIN Raden Fatah Palembang dengan Barukh Ministry dari Lembaga Pasteur Jakarta.

“Perlu juga kita ketahui, acara ini adalah forum ilmiah untuk menambah khazanah keilmuan kita tentang agama-agama yang ada di Indonesia, salah satunya agama Kristen. Dan juga ini menjadi suatu tambahan referensi bagi fakultas tentang data-data sejarah agama Kristen. Karena itulah acara ini diangkat oleh fakultas yang berkaitan erat dengan Jurusan Perbandingan Agama. Di samping itu dengan adanya acara ini akan terjalin silaturrahmi antara kita dan saudara-saudara kita dari Barukh Ministry (Lembaga Pasteur di Jakarta),” ujar dosen Pascasarjana ini.

Sementara itu, Ketua Jurusan PA, Drs. Herwansyah, M.Ag mengatakan Jurusan PA Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Palembang pada ksempatan itu juga mengadakan memorandum of understanding (MoU) dengan Barukh Ministry, dalam bentuk khazanah keilmuan dan penelitian.

“Nota kesepakatan dan kesepahaman ini (Moured) untuk mengadakan kerjasama dalam bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam mata kuliah Kristologi dan Pemikiran Kristen Modern. Selain itu juga dalam bidang penelitian mahasiswa dan dosen PA di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam IAIN Raden Fatah Palembang. Adapun kesepakatan ini berjalan dalam jangka waktu 5 tahun sejak naskah perjanjian kerjasama ini ditandatangani,” ujarnya. (ADV)




One thought on “Perkaya Wawasan Tanpa Mengurangi Aqidah

  1. Yunus Mone

    Assalam'mualaikum…..
    Saya Yunus Staff Abuna Andrias Kemal, dalam hal ini kami sangat berterimakasih karena Acara Kuliah Umum boleh di muat di koran Kabar Sumatera tetapi ada beberapa hal yang inin kami koreksi agar kranya dari pihak Redaksi bisa mengedit dan merubah diantaranya adalah ABUNA ANDRIAS KEMAL Sebagai Ketua dari BARUKH Ministry (Lembaga Pastor) yang Kami minta untuk di rubah adalah "lembaga Pastor" seharusnya Lembaga Pelayanan Misi Kristen demikian harapan kami Agar dari pihak Redaksi bisa memekalumi dan mengedit ulang.
    Terimakasih atas kerja samanya.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *