Panwaslu OKI Terima 18 Laporan Dugaan Pelanggaran Pilkada

KAYU AGUNG,KS- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Pemilu) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) saat ini sudah menerima 18 pelaporan temuan dugaan pelanggaran Pilkada Sum-sel dan Pilkada OKI. Dugaan pelanggaran tersebut didominasi Tim Pemenangan Calon Bupati (Cabup) OKI nomor urut 5.

Pantauan Kabar Sumatera di lapangan, melalui data yang diterima Sekretariat Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI), Selasa (4/6) siang, dari 18 laporan dugaan pelanggaran, 17 diantaranya dilakukan pada tahapan kampanye yakni 20 Mei s/d 2 Juni lalu dan satu laporan pada tahapan distribusi logisitik dari KPUD OKI ke PPK.

Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Ogan Komering Ilir(OKI) Deri Siswadi SIP kemarin merincikan, dari 18 laporan temuan yang mereka terima, 8 laporan diantaranya diduga dilakukan Tim Pemenangan Cabup OKI nomor urut 5 yakni, Hj,Tartila Ishak-Arif Akhadi S.Sos, MM.

Satu laporan pelanggaran diduga dilakukan Tim Pemenangan Simpatisan Cagub Sumsel nomor urut 2 yakni Drs Iskandar Hasan SH-Ir HA Hafisz Thohir. Dua laporan diduga pelanggaran dilakukan Tim Pemenangan/Simpatisan Cabup OKI nomor urut 4 Iskandar SE-M Rifa’i SE.

Dua laporan pelanggaran diduga dilakukan Cagub Sumsel, namun tanpa menyebutkan nomor urut 1 laporan diduga dilakukan Tim Pemenangan Cabup OKI nomor urut 6 HM.Yusuf Mekki S.Sos-Tri Kuncuro Hadilukito. Dua laporan pelanggaran diduga dilakukan Cagub Sumsel nomor urut 4 yakni Ir H Alex Noerdin SH-Ir H Ishak Mekki MM.

Dua laporan pelanggaran diduga dilakukan KPUD OKI dan satu lagi dugaan pelanggaran merupakan temuan oleh Panwaslu OKI, ujar Ketua Panwaslu OKI didampingi M.Fahruddin,SH selaku anggota Panwaslu OKI yang menjabat Ketua Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran.

Lebih terperinci dijelaskan Deri Siswadi, tempat kejadian temuan/dugaan pelanggaran itu didominasi di dalam perkotaan Kayuagung yakni 9 tempat kejadian di Kayuagung. 1 di Kecamatan SP Padang, satu di Kecamatan Pedamaran.

“Satu di Kecamatan Pedamaran Timur, satu di Kecamatan Sungai Menang, satu di Cengal, satu di Kecamatan Lempuing, satu di Tim Pemenangan Cabup nomor 4, satu di Tim Advokasi Cagub ESP-WIN, di KPUD OKI,” ujarnya.

Mereka berdua menambahkan, dari 18 laporan/temuan dugaaan pelanggaran tersebut, semuanya sudah ditangani. Penanganannya meliputi sedang tahap klarifikasi saksi (10 laporan), sedang dikaji Panwaslu OKI (3 laporan), sedang dikaji (3 laporan), ditindaklanjuti ke KPUD OKI (1 laporan) dan tahap kajian akhir dan kesimpulan (1 laporan).

Sesuai laporan yang diterima, dugaan pelanggaran kebanyakan berupa kegiatan kampanye yang tidak sesuai dengan lokasi atau zona yang sudah ditetapkan KPUD OKI dan dugaan terjadinya money politik.

Masih kata ketua Panwaslu, “Dari 18 laporan/temuan pelanggaran yang diterima Panwaslu OKI ini semuanya sudah dilakukan penanganan. Hal ini membuktikan bila jajaran Panwaslu OKI dan Panwascam di 18 kecamatan se-OKI bekerja maksimal dan bersifat netral,” ujarnya.

Ir Endang, Tim Pemenangan Cabup OKI nomor urut 3 yakni Zaitun Mawardi SH MKn-Ir H Herman Thalib MM ditemui di Sekretariat Panwaslu OKI kemarin membenarkan bila pihaknya sangat intens memberikan laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan Tim Pemenangan/Cabup OKI lainnya.

“Kami sangat serius dalam hal menjadikan Pilkada OKI ini berlangsung jujur, adil, transparan. Bila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan, kami langsung melaporkannya ke Panwaslu OKI,” ujarnya.

Teks     : Emil Hidayat

Editor : Mustaqiem Eska




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *