Mengenal Kristologi di Fakultas Ushuluddin

PALEMBANG.KS-Hari ini Selasa (4/6), Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuluddin, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang bersiap menggelar kuliah umum dengan materi Kristologi. Dijadualkan Dr Abuna Andrias—Lembaga Pastur Jakarta selaku narasumber tunggal.

Dr Alfi Julizun Azwar MAg, Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN RF kepada Harian Umum Kabar Sumatera, Senin (3/6) menyebutkan, kegiatan penyampaian materi kuliah umum tentang Kristologi bermaksud agar mahasiswa Jurusan Perbandingan Agama, Fakultas Ushuludin dapat mengetahui bagaimana selukbeluk berkait seputaran Agama Kristen.

“Kami mengangkat acara ini untuk lebih memahami apa itu perbandingan agama. Sebagai muslim, kita juga harus menghormati agama lain dan harus mempelajari agama lain demi intelektual. Untuk mempertebal wawasan di Jurusan Perbandingan Agama ini, kita patutnya dan mengerti tentang agama-agama yang ada di Indonesia,” demikian tutur Alfi disela-sela persiapan gelaran kuliah umum di Gedung   Serbaguna Fakultas Ushuluddin IAIN RF.

Kata Alfi, kuliah umum ini sifatnya lebih pada informasi, bukanlah sebuah hal yang berbau keyakinan. Diharapkan peserta kuliah umum bisa memeroleh intisari kuliah ini.

“Selain itu, kuliah umum ini wajib dihadiri mahasiswa Fakultas Ushuluddin terutama mahasiswa Jurusan Perbandingan Agama,” Alfi meminta.

Pada kuliah umum ini, Dr Abuna Andrias yang kini menjabat Ketua Barukh Ministry dari Lembaga pastur di Jakarta nantinya akan menerangkan apa itu Agama Kristen yang sebenarnya. Di luar itu, Andrias juga menyajikan wejangan bagaimana umat Kristiani terkini.

“Berangkat dari situ, kita berkeinginan menambah khazanah pengetahuan mahasiswa Jurusan Perbandingan Agama di Fakultas Ushuluddin ini. Ya, ini murni inisiatif kita. Nantinya juga akan ada dialog mahasiswa bersama Pastur Andrias,” ucap Alfi.

Jika tiada aral melintang kuliah umum tentang Kristologi ini dihadiri langsung Prof Dr Aflatun Muchtar, Rektor IAIN RF, pejabat dan dosen di lingkungan IAIN RF.

TEKS/FOTO:AHMAD MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *