Patung Budha Pagaralam Titisan Sriwijaya

patung-bhudhaPAGARALAM, KS—Sebuah patung Budha kembali ditemukan di halaman rumah Abdul Muin (Rabu, 29/5),  yang memperlihatkan posisinya sedang duduk bersila dengan tangan diletakkan di atas kaki, telinga lebar, dan terdapat selendang dari kain memanjang hingga ke punggung adalah bukti nyata selanjutnya kalau Pagaralam adalah sebagai titisan kerajaan Sriwijaya pada abad ke- 7 M.

Patung bernilai sejarah ini adalah hasil temuan Abdul Muin sendiri, warga Dusun RT 04 RW 02, Kelurahan Bangunrejo, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam. Temuan  patung Budha hasil temuannya itu terbuat dari batu setinggi sekitar 15 cm dan lebar sekitar 7 cm.

“Patung ini yang diperkirakan peninggalan dari massa Kerajaan Sriwijaya tersebut ditemukan di halaman rumah bawah pohon bambu milik Abdul Muin dengan kondisi tertimbun tanah. Sementara patung ini terbuat dari ukiran batu berwarna kehitam-hitaman,” ujarnya.

Menurutnya, sehari setelah penemuan patung Budha ia sering bermimpi kehadiran patung tersebut.

“Sebelumnya saya sering bermimpi melihat patung Budha tersebut,” ungkapnya.
Awal penemuan patung Budha itu, ia berujar, saat sedang mencangkul tanah di pekarangan tiba-tiba membentur benda keras yang menimbulkan suara keras.
“Ketika itu saya sedang menggali tanah dibawah pohon bambu di belakang rumah, tiba-tiba mata cangkul membentur benda keras yang mirip dengan asbak rokok,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, setelah digali lebih dalam ternyata ada sebuah batu berbentuk patung mirip dengan orang yang sedang melakukan pemujaan.

“Patung tersebut ditemukan di halaman rumah. Secara tidak sengaja mata cangkul membentur benda keras, setelah diamati  ternyata ada sebuah patung  Buddha berukuran 10 cintimeter terbuat dari batu,” ungkapnya.

Kalau dilihat dari bentuknya, patung Budha itu menggambarkan seseorang sedang bertapa lengkap dengan pakaian kebesaran sebagai seorang tokoh pengikut ajaran Budha.

“Kemudian kepala mirip orang bersanggul, mata agak sipit dan dengan posisi tangan menadah di depan, perut diatas kaki, serta memiliki kedua telinga yang panjang,” seraya menambahkan patung itu mempunyai selendang serta jubah lengkap meliliti seluruh badan dengan warnanya kehitam-hitaman.
Sementara Balai Arkeologi Palembang, Kristantina mengatakan, memang  di Pagaralam cukup banyak ditemukan peninggalan sejarah seperti arca, patung dan berbagai benda peninggalan kerajaan Sriwijaya lainnya.

Sebelumnya, ia mengatakan juga pernah ditemukan patung Budha terbuat dari bahan perunggu di Dusun Muarasiban yang memiliki warna agak gelap dengan lokasi penemuan tidak dalam satu tempat.

“Daerah ini cukup banyak ditemukan benda bersejarah, hal itu sebagai bukti jika Kota Pagaralam merupakan salah satu daerah peninggalan kerajaan Sriwijaya,” ujarnya.

Penemuan patung Budha itu, lanjutnya, diyakini sebagai bukti peninggalan Kerajaan Sriwijaya dan diperkiraan umurnya sudah mencapai ribuan tahun.

“Meski begitu, kita mesti melakukan pemeriksaan dan penelitian terlebih dahulu guna mengetahui kebenaran usia termasuk pembuatan patung budha tersebut,” kata Kristantina.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Mustaqiem Eska




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com